Showing posts with label Usaha. Show all posts

Agen Sembako

Wednesday, July 13, 2016

Target Pasar
Target pasar yang akan menjadi sasaran usaha Anda sudah pasti sangat luas, tua muda, pria-wanita, adalah sumber pendapatan bagi Anda. Pasar tradisional, pemukiman warga dan jalan yang banyak dilalui orang merupakan tempat-tempat strategis yang dapat Anda gunakan sebagai lokasi usaha

Info Bisnis
Untuk memulai usaha ini ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, diantaranya:
1. Buatlah dafar produk apa saja yang akan Anda jual. Kemudian carilah toko distributor sembako dengan harga termurah, dengan begitu harga jual ke konsumen yang Anda berikan tidak terlampau tinggi.
2. Ikuti terus informasi terkini tentang harga sembako yang sering sekali berubah-ubah.
3. Walaupun hanya warung sembako, ada baiknya Anda tetap memperhatikan tata letak dan membuat tampilan warung semenarik mungkin, agar konsumen juga merasa nyaman pada saat memilih dan berbelanja kebutuhannya.
4. Jika dibutuhkan, urus perizinan ke pemerintah setempat (RT/ RW), agar Anda pun merasa tenang dan nyaman dalam menjalankan usahakan
5. Usahakan untuk membuka warung Anda sepagi mungkin. Makin pagi Anda membuka warung, maka kesempatan Anda mendapatkan pelanggan pun akan lebih besar.
6. Berikan diskon di waktu-waktu tertentu untuk menarik pelanggan, agar tetap berbelanja di tempat Anda

 Kelebihan Bisnis Usaha
agen sembako mungkin terlihat seperti bisnis yang sederhana, namun seiring berjalannya waktu jika Anda benar-benar memanage-nya dengan baik, tidak menutup kemungki nan kelak bisnis tersebut akan berkembang. Bukan hanya sebagai agen sembako tetapi bisa menjadi sebuah distributor sembako, dimana para agen sembako akan mengambil barang dagangannya di tempat Anda 

kekurangan Bisnis
Setiap usaha yang dijalankan pasti akan selalu ada kendala yang akan dihadapai, begitu pula dengan usaha agen sembako. Meski terlihat simple namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum akhirnya memutuskan untuk terjun merintis bisnis tersebut.
1. Naik turunnya harga merupakan hal mutlak yang pasti dihadapai. Amati selalu perkembangan harga sembako terkini agar Anda dapat menetapkannya pada produk jualan Anda sesuai dengan harga terbaru.
2. Kebutuhan manusia akan sembako yang tidak pernah berhenti, membuat banyak bermuncul pesaing yang menjalankan bisnis serupa. Untuk itu selalu cermatlah dalam menghadapi persaingan.
3. Pesaing usaha akan terus muncul, sehingga tempatnya yang nyaman, bersih dan praktis plus harga yang murah terkadang menjadi daya pikat tersendiri bagi sebagian orang. Untuk itu buatlah warung Anda senyaman mungkin, jaga kebersihannya, berikan pelayanan yang terbaik sehingga pelanggan akan tetap loyal untuk kembali lagi ke tempat Anda.

Strategi usaha
Butuh strategi untuk menjaga sebuah usaha agar tetap eksis. Begitu juga dengan usaha agen sembako. Selalu lakukan cek harga pasar, usahakan harga yang Anda tawarkan mampu bersaing dengan agen lainnya. Memang keuntungan yang diperoleh tidak banyak, namun pelanggan yang datang pastinya akan lebih banyak. jaga stok barang agar selalu tersedia. tambah macam dagangan secara berkala karena semakin banyak macam barang yang dijual akan semakin menarik minat pembeli, karena pada dasarnya pembeli mencari tempat belanja yang praktis, cukup datang ke satu agen, tapi warungnya bisa memiliki beraneka macam dagangan.

Modal awal
Sewa Kios                                            Rp  20.000.000,00
Etalase, Rak, Timbangan, Kalkulator  Rp  15.000.000,00
Stok produk barang dagangan             Rp 150.000.000,00
 Plastik untuk pembungkus                  Rp.    5.000.000,00
Dana darurat                                         Rp   10.000.000,00+
Total                                                                 Rp 200.000.000,00

 Peralatan mengalami penyusutan setelah 3 tahun (36 bulan) pemakaian,
 Rincian : 1/36 x Rp 15.000.000,00 = Rp 420.000,00

 Biaya operasional
 Belanja stok barang dagangan             Rp 150.000.000,00
Biaya listrik                                          Rp        300.000,00
Biaya transportasi belanja                    Rp      4.500.000,00
Gaji Karyawan 2 orang                        Rp      6.000.000,00
Uang Makan Karyawan                       Rp      1.800.000,00
Biaya Plastik                                        Rp      5.000.000,00
Biaya penyusutan peralatan                 Rp         420.000,00 +
Total                                                                      Rp 168.020.000,00

 Omset per bulan
Penjualan per hari rata-rata Rp 8.000.000,00
Omset perbulan @ Rp 8.000.000,00 x 30 hari = 240.000.000,00

Laba bersih perbulan
Rp 240.000.000,00 - Rp 168.020.000,00 = Rp 71.980.000,00

Laba setelah zakat
 Rp 71.980.000,00-2.5% = Rp 70.180.500,00

 ROI (Return of Investment) (modal awal : laba bersih setelah zakat per bulan) = ± 3 bulan

NB:
Awal beroperasi usahakan bermain pada komoditi yang perputarannya cepat seperti beras, telor, minyak sayur, terigu, LPG.





uang 1 juta untuk apa ? jawab = modal 
uang 10 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 100 jt untuk apa ? jawab = modal
uang 300 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 500jt untuk apa ? jawab = modal
uang 1 Miliar untuk apa ? jawab = modal....
kalo 2 Miliar untuk apa ? jawab, modal juga ....
Modal disini adalah dalam artian cashflow, yg sudah bergerak.

kok sudah sebanyak itu selalu dijawab untuk modal kerja ?...
kapan beli rumah ? kapan beli mobil baru ? kapan liburan ? gak kebeli-beli donk rumah ?...

1. jangan terlalu cepat mengkonversi hasil usaha, ke dalam aset2 real, disaat sedang merangkak dari bawah, nikmati saja terus perbanyak barang dagangan, toko dibikin cabang, tambah lagi bisnis disektor lain, sebenernya kalau hanya ingin naik kendaraan mewah, anda sewa saja uber , kemana anda ingin tuju, tapi kalau menikmati mengolah cashflow uang, untuk dibikin bidang2 bisnis, itu baru asik, dan akhirnya seorang pengangguran berubah menjadi orang yang super sibuk, mengurus berbagai macam lini bisnisnya.

2. banyak sekali orang diluar sana yang kalau untuk urusan gadget, kendaraan, untuk niat nya biar gaya, itu nomor satu, tapi keluar modal untuk usaha yg akan di buatnya 10 juta saja, mikirnya bukan kepayang, sedangkan membeli handphone seharga 10 jt saja dibela2in kredit, ini adalah mindset kebalik, menurut saya, dalam logika dagang, modal dan terus memperbesar cashflow lah yg menjadi prioritas, sembari terus bertahan , dan mengembangkan usaha di berbagai sektor.

3. bisnis itu semacam punya anak, bisnis pertama bisnis kedua , bisnis ketiga, jika bisnis pertama cukup untuk membiayai hidup anda setiap bulan, atau bahkan cukup untuk membiayai hidup anda setiap tahun, maka bisnis nomor 2 adalah untuk hal yang lainnya, dengan begitulah banyak pedagang itu nabung secara gak sadar, karena bisnis 1 , dan bisnis 2, dimana bisnis 1 untuk operasional rumah tangga, bisnis nomor 2, untuk ditabung, atau untuk membuka bisnis ke 3, yang penting kalau bisnisnya sudah ada 5 macam, jangan untuk istri ke dua dan istri ke tiga, istri maksimal 1. 

4. jika anda mengelola bisnis dengan baik, dan sudah berjalan dengan lama, uang 200 juta, bisa untuk penghasilan anda 10juta - 30 juta setiap bulannya, ditambah lagi, anda ditahun ke 3, uang 200 jt tersebut sudah kembali ketangan anda, untuk di bikin kan bisnis lainnya, disana lah orang mulai melihat anda sibuk, 

5. inti dari bisnis adalah melayani, pelayanan, serta share, sehingga orang lain rela mengeluarkan uang untuk membayar jasa/ produk anda, disanalah sudah sewajarnya apabila anda lihat gedung2 tinggi di sudirman jakarta, ya mereka itu mempunyai services, core, organisasi, yang membuat orang memakai jasa mereka, membeli produk mereka, kunci nya adalah jual dan beli, lalu broker, hanya 3 itu saja. 

6. kekuatan modal finansial yang tidak di dukung dengan keputusan yg jernih, serta support sdm didalamnya yang baik, dan management yg baik, hanya akan merusak dan memperkecil modal, alias modal bisa menyusut, so ? kalau anda melihat orang yg sudah berdagang, lama, dan akhirnya besar, bisa jadi karena pinjaman bank, suntikan dana , namun bisa jadi karena, dia mengelola bisnsi dan usahanya dengan baik, karena modal akan bertambah dengan sendirinya, seiring dengan profit yang disisihkan untuk di putar ke roda gila cashflow, percuma saja ditanam modal 1 milyar rupiah, ketika dikelola dengan buruk, bisa-bisa di balikin, tinggal bersisa 10 jt, namun lain hal dengan orang yg memulai dengan baik usaha di modal 10jt, bisa jadi 3-5 tahun berjalan sudah di angka 500jt bahkan lebih, karena pengelolaannya sangat baik. so apa yang anda pikirkan dengan usaha anda sekarang? .. membuat bola salju dari sisi cashflow adalah sangat penting dan erat kaitannya dengan pelayanan serta service.

7. banyak orang yg sdh berpengalaman dagang, dengan uang 10 jt mereka bisa ciptakan 2 jt setiap bulan, alias dengan cashflow 100 jt pun 20jt setiap bulan didapat, dan seterusnya, untuk itu lah apabila anda depositokan uang 1M anda di bank, itu hanya dapat sekitar 4 juta rupiah tiap bulan, uang anda tidak ada artinya di depositokan, . . dari sini lah orang mulai berusaha mencari akal, mengutak atik, cara-cara agar bisa jauh diatas angka deposito, apakah nama cara itu ? nama caranya , berdagang / berwiraswasta / berusaha , jadi mengusahakan yang belum ada.

8. Kesaktian-kesaktian roda usaha dan roda bisnis, perusahaan perusahaan besar, yang membuat lulusan S1 FG, menyerah dan langsung meng-apply job ke perusahaan multinasional, sebegitu mengerikannya idealisme dibunuh atau terbunuh , dan langsung menyerah, ya memang begitu, realistis dan cepat, dan ingat, itu lah saktinya modal yang unlimited, namun jika anda berusaha / berdagang , melihat kompetitor mempunyai cashflow dan modal yg kuat, jangan patah semangat, hukum bola salju adalah, modal 10 jt pun akan jadi modal 100jt, jika anda mengelola dengan benar, tetapi sebaliknya jika anda tanamkan 100jt, itu akan menjadi 10 jt, cepat atau lambat, selama pengaturan sdm , management anda buruk, karena yang namanya gaji karyawan, sewa kantor, operasional, dan sebagainya itu semua di biayai dari ujung tombak perusahaan yaitu penjualan. kembali lagi semua itu kembali ke jual beli dan calo.

9. Sibuk melihat , menakar, mengira2, berapa modal saingan saya, itu akan sangat membantu saingan anda untuk mengalahkan anda, tanpa perlu berbuat apa-apa ke anda, karena anda terlalu sibuk dengan lihat lihat tetangga, dan anda tidak paham dengan hukum bola salju, dimana bola salju itu adalah sesuatu perjuangan keras, melawan waktu, melawan zaman, melawan semuanya, sehingga menjadi besar. ditambah pula anda memperlihatkan secara gamblang kelemahan mental anda, kepada kompetitor anda, kelemahan mental lebih mahal harganya ketimbang kelemahan anda kekurangan modal usaha, karena mental itu ibarat bahan bakar sekelas avtur pesawat, sementara kelemaham modal itu ibarat bahan bakar minyak tanah, perbandingannya. toh kalau posisinya langsung dibalik ke anda, pun bisa jadi bukan profit yang anda dapat malah hutang yg anda dapat di akhir, karena, perbekalan amunisi terlalu cepat, tidak sebanding dengan kemampuan managerial dan softskill anda berkembang. (bodoh) lebih tepatnya.

10. orang jualan koran bekas, bisa naik haji, orang jualan bubur buka dari jam 6 sampai jam 12 malam, bisa nyekolahin anaknya sampai keluar negri, orang jualan keripik pedas, cemilan dan kudapan, sekarang usaha properti dimana2, orang jualan bawang goreng, dimasukan kedalam toples plastik, sekarang pegang supply ke 2 hotel, orang jualan rak kayu dan aneka display, sekarang supply ke toko2 besar seperti gramedia, toyskingdom, toyscity, orang jualan ..... orang jualan ...... orang jualan ....... bla bla bla bla bla, semua kembali ke mengelolanya, memanagenya, dan lihat background bagaimana segempalan tangan bola salju yang pada saat awal bisnisnya sekarang sudah menjadi sebesar meteor yang sangat besar, kalau lah jualan kuaci tidak menguntungkan, maka anda tidak bisa menemukan kuaci2 di supermarket, mau merek cap gajah, bunga matahari, dan lainnya,
so, jualan apakah anda ?....

11. Seberapa kuat anda ingin sama persis dengan kompetitor anda ? memangnya anda mesin foto kopi ?, tanggal lahir, jam , tempat dibesarkan saja sudah beda, muka aja udah beda, bagaimana bisa anda mau tumpek blek copas sama persis ? setiap manusia punya otak, akal, fikiran, ide, kreatifitas, emosional, gagasan yang berbeda2, anda cukup ambil saja garis besar di bagian paling belakangnya, apakah itu ? cetak saja skor skor an uang nantinya berapa, tanpa perlu sama persis dengan kompetitor anda. semua ada jalan dan gaya masing2, satu2 nya orang yg bisa mengcopas persis sama seperti contohnya adalah si owner atau foundernya sendiri., bukan orang lain seperti anda.

12. ada tersirat 1 sukses mematikan 10 lainnya, adapula tersirat, 1 sukses , 10 yang lainnya ikut terbawa sukses, tentunya apabila tidak ada konflik interest yang beradu didalamnya, pakai saja cara anda masing-masing dalam memperbesar bola salju, karena hukum tersirat ini, memang benar ada tapi terkecuali untuk yang punya jalan dan pintar jeli mengambil celah di antara tembok, dinding yang tebal.

13. usaha / dagang yg hebat itu yg mampu bertahan dekade demi dekade, bukan dilihat dari apa yg sudah anda pamerkan ke orang2 dekat sekitar anda dari usaha anda. percuma anda pamer2 tetapi usaha anda dijadikan sapi perah untuk glamour dan gaya hidup anda. masih adakah usaha anda di 10 tahun kedepan ?

14. anda teriak modal kecil, gak bisa gerak, gk ada modal, gk ada modal, yakin ketika ada modal anda bisa seperti yang anda lihat ? , penambahan modal berarti penambahan workload, penambahan jam kerja, penambahan effort, penambahan kesibukan, penambahan pelanggan, penambahan setoran, penambahan aktifitas, urus saja aktifitas modal anda yg 10 jutaan itu dulu (contoh). semua melalui tahapan, proses tangga demi tangga.

15. jangan pernah anda melihat gaya konglomerat, / anak konglomerat / orang besar membuka bisnis, yang langsung menggeolontorkan dana ratusan juta , milyaran bahkan puluhan miyar hingga ratusan, mereka itu sudah punya softskill, pengalaman, serta jangan lupa, itu mungkin bisnis mereka yang ke 10, dan sudah di perhitungkan oleh risk management, dan di analisis feasible studinya, serta kalau amsiong pun ada 9 pelor lagi, buat anda yang masih lahiran anak bisnis 1, 2 , ya anda sendiri donk yang turun tangan perhitungkan semuanya, lagipula justru mereka itu sudah memperhitungkan menggelontorkan dana 10 milyar untuk jadi si bola salju itu 50 milyar atau lebih, makanya sampai bayar orang untuk memperhitungkan segala sesuatunya agar tidak salah, tetap saja intinya perkembangan, pertambahan, pertumbuhan, pembesaran. mereka punya kepentingan untuk menghitung sedetil mungkin agar tidak menyusut 1 mili meter pun ketika bola salju itu di jalankan.

16. inti dari pengusaha, wiraswasta, pedagang, itu hampir2 sama, sama2 mengusahakan yang belum ada menjadi ada, apakah itu yang belum ada menjadi ada ? yaa gak usah basa basi mencla mencle, jelas lah cashflow, putarn uang, didalam roda gila permainan usaha, bisnis, dagang, aktifitas jualbeli itu lah, dulu main di awal 1 juta, sekarang bisa gak bertumbuh jadi main di 10 juta, dulu main di 10 juta, bisa gak sekarang jadi main di 100juta, sekarang main di 100 juta, bisa gak besok main di 500 juta ? ... nah kalau anda main 100 jt, anda ambil yang menjadi hak anda 10-20 juta, sah toh ? sahhhhhhh.... belum ada saya dengar pengusaha itu dulu main 100 juta, sekarang dia maunya main 10 juta, bahkan dulu main 100 jt, sekarang main 100 jt aja, si pengusaha udah stress karena itu menyalahi hukum bola salju. dalam artian usaha nya stagnan. kalau diawal anda main 10 juta, di akhir malah hutang 10 juta, anda ini sedang mengusahakan apa toh ?.

masih percayakah anda terhadap hukum bola salju ?

GORENGAN

Wednesday, February 24, 2016

Gorengan adalah makanan ringan alias cemilan yang cocok untuk segala cuaca ... dan cocok disandingkan dengan segala macam minuman. Nonton bola sambil begadang enak ditemani oleh kopi dan gorengan. Saat hujan menyapa kita masih bisa bersantai di teras rumah sambil menyantap gorengan.

Meski banyak yang menyalahkan gorengan sebagai penyebab kolesterol naik atau batuk-batuk, namun tidak sedikit yang membandel dengan tetap mengkonsumsi gorengan, karena hanya ditemani nasi putihpun cukup membuat gorengan tetap lezat disantap.

Untuk membuka usaha gorengan tidak perlu bingung-bingun mencari tempat, asal tempat itu berupa mulut gang dan belum ada tukang gorengannya maka bisa kita membuka usaha disitu dan pembeli akan datang sendiri. atau bisa juga dijajakan dengan berkeliling komplek kita yang mendatangi konsumen.

Usaha gorengan yang kerap dipandang sebelah mata karena kurang bonafide ternyata perputaran uangnya lumayan deras, bahkan ada mantan pegawai bank yang banting setir menjadi tukang gorengan beritanya bisa baca disini

Untuk membuka usaha gorengan diperlukan hal-hal berikut :
Modal Awal
Gerobak = 3.000.000
Tabung Gas LPG 3kg 2 @ Rp. 180.000 = 360.000
Kompor Gas = 390.000
Peralatan (Wajan, peniris, Pisau dll)  = 750.000
Jumlah 4.500.000

Bahan Baku
Kol 5kg @6.000 = 30.000
Wortel 5kg @8.000 = 40.000
Daun Bawang 1kg = 16.000
Tempe 6 potong @ 5.000 = 30.000
Tahu 200 pcs @ 250 = 50.000
Pisang 2 sisir @ 10.000 = 20.000
Singkong 2kg @ 6.000 = 12.000
Ubi 2kg @ 5.000 = 10.000
Tepung Terigu 5kg @ 7.000 = 35.000
Minyak 2Lt = 20.000
Lain-lain 10.000
Jumlah 273.000

Pemasukan
Omset
500 buah x @Rp. 1.000 = Rp. 500.000

Laba Harian
500.000 - 273.000 = 227.000

jika sebulan 
227.000 x 30 = 6.810.000

modal awal 4.500.000
laba sebulan 6.810.000 - 4.500.000
dalam bulan pertama langsung BEP dan masih ada lebih 2.310.000

itu jika dijajakan sendiri jika dijajakan oleh karyawan maka tinggal dipotong sama gaji karyawan sebesar 75.000/hari x 30 = 2.250.000

6.810.000 - 2.250.000 = 4.560.000 

jika punya 9 gerobak tinggal x 4.560.000 = 41.040.000

penghasilan yang cukup lumayan

Kalau sekiranya gorengan seperti ini sudah terlalu banyak saingan bisa di modifikasi seperti tahu isi keju/coklat/nanas, pisang goreng pedas, pisang goreng rasa strawberry, tempe goreng rasa ayam, bakwan brokoli, dan lain-lain yang unik. tentunya harga jual juga akan naik sehingga keuntungan akan tetap bisa diraih bahkan bisa lebih besar lagi karena keunikan itu sendiri mendongkrak harga.


Seringkali kita sebagai pemula direcokin dengan yang namanya modal untuk memulai usaha. Padahal dengan apa yang ada pada diri kita sendiri bisa dijadikan modal.

Jika anda bisa berjalan, tangan bisa digerakkan itu merupakan modal awal untuk berusaha. Tinggal anda tengok isi dapur, apa masih punya stok minyak goreng atau balsam, jika punya maka itu modal berikutnya. Sekarang rogohlah saku kantong anda, barangkali ada uang logam, entah itu 500 an atau 1000 an atau bahkan 100 an. jika semua itu sudah siap berarti anda siap menjalankan usaha anda.

Sekarang dengan modal Rp. 500,- dan minyak sayur/balsam mulailah usaha anda. Jika dalam sehari bisa melayani 5 klien dengan tarif Rp. 5.000,-/klien maka anda memperoleh Rp. 25.000/hari yang artinya dalam waktu sehari anda sudah Break Even Point alias balik modal dan bahkan memperoleh keuntungan yang berlipat ganda.



Mari kita kemon menjadi tukang kerok panggilan. Sapa tau ada rejeki dapat klien bule yang tentunya bayarnya bisa berlipat-lipat.



Untuk promosi bisa diadakan acara kerokan massal, jangan kalah sama sunatan massal atau nikahan massal dong ...




 Pagi-pagi temen nelpon minta dicariin kerjaan. Karena tahu kalau dia itu punya pengalaman jadi supir, dan kemaren ada temen yang cerita kalo ditawari jadi supir taksi "Manuk Ijo". Akhirnya kusampaikan kalau mau jadi supir taksi "Manuk Ijo" tersebut.

Ternyata dia malah tidak pengen jadi supir lagi, kutawarkan opsi lain berupa jualan, jualan apa saja lah tapi modal ga boleh lebih dari sejuta, karena cuma segitu dana yang bisa diputer jadi usaha. Akhirnya bingung sendiri dengan modal segitu mau jualan apa. Sampai telpon terputus karena ada tamu datang.

Setelah sang tamu pulang, aku jadi teringat akan rumah dikampung yang sementara ini dikontrakkan. Lokasi rumah tersebut di pinggir jalan, dan budaya orang situ yang suka cipok alias ngopi sambil ndopok bin ngobrol. Dan juga pengalamanku sendiri jika main ke rumah temen suguhan pertama pasti kopi. Akhirnya timbul ide untuk membuat Warung Kopi tapi biar keren dikasih nama Cafe.

Tapi kendala juga muncul, meski untuk tempat sudah tidak terlalu pusing mikir biaya sewanya, tapi interior mungkin kudu diisi, atau mungkin bisa juga dengan konsep lesehan, biar menekan biaya pembelian kursi dan meja. Tinggal mikir buat beli kompor dan alat-alat masak, gelas yang agak bagus dan unik agar ada kesan berbeda dengan ngopi di rumah.

Tapi bagaimana dengan orang yang datang sendirian ? masa hanya disuruh bengong ? karena kalo pengelola ngajak ngobrol kan tidak enak karena untuk menekan biaya operasional, pengelola juga harus merangkap jadi koki dan waitres. Tentunya butuh hiburan bisa dengan alunan musik dari MP3 player. 

Belum lagi kejenuhan yang timbul jika selalu gitu-gitu aja, gimana jika konsep Cafe tersebut ditambah dengan televisi biar sesekali ada acara nonton bareng pertandingan sepakbola, atau sesekali diisi dengan nonton film berjamaah. ditambah fasilitas free wifi.

Bagaimana menurut anda para pembaca ? bisa berkembang tidak ya usaha seperti itu dikampung halamanku ?

Peningkatan penghasilan adalah dambaan setiap manusia, karena dengan adanya peningkatan penghasilan maka taraf kehidupan akan ikut meningkat juga. Untuk meningkatkan penghasilan maka bekerja adalah syarat utama. Entah itu bekerja sebagai buruh, sebagai pebisnis atau bekerja sebagai peminta-minta.

Namun bagi buruh, keinginan untuk meningkatkan penghasilan kadang hanya dalam bentuk tuntutan untuk menaikkan gaji secara serentak dengan dasar Upah Minimum Propinsi. Dengan mengacu pada Kebutuhan Hidup Layak. 

Upah Minimum berarti upah terendah yang di terima buruh. Buruh yang belum berpengalaman layak untuk mendapatkan upah ini, sementara yang sudah berpengalaman tentu layak untuk mendapatkan lebih dari Upah Minimum tersebut. Ini yang seharusnya diperjuangkan oleh buruh terhadap perusahaannya masing-masing bukan ke pemerintah. Karena pemerintah hanya menetapkan yang minimal saja, agar tidak ada buruh yang miskin.

Upah Minimum yang ditetapkan pemerintah merupakan hasil survey terhadap Kebutuhan Hidup Layak yang disesuaikan dengan daerah masing-masing. Jika untuk daerah Jakarta maka yang di survey adalah Kebutuhan hidup Layak di daerah Jakarta, demikian juga untuk daerah-daerah lain. 

Dalam menetapkan KHL pemerintah bekerja sama dengan Dewan Pengupahan, Pengusaha dan Buruh. Sehingga sebelum dirilis, sudah ada kesepakatan terhadap unsur-unsur KHL oleh semua pihak terutama Buruh dan Pengusaha. Tentu nilai yang ditentukan sudah dipertimbangkan dengan adanya produktivitas, pertumbuhan ekonomi, usaha yang paling tidak mampu juga kondisi pasar.

Untuk melihat berapa komponen yang ada dalam KHL dan dasar hukumnya bisa dilihat DISINI sementara tuntutan buruh mengenai KHL bisa dibaca DISINI.

Tetapi kadang musyawarah yang telah disepakati disalahkan karena masih ada unsur ketidakpuasan. Entah dari pihak buruh atau dari pihak pengusaha. 

Padahal dengan efek kenaikan gaji maka harga barang ikut naik, karena biaya produksi juga naik. Kenaikan harga barang tentu akan menyebabkan pengeluaran ikut naik juga. Bagi pemilik rumah kos, merekapun merasakan harga barang yang naik, maka untuk menutup pengeluarannya yang ikut naik mereka menaikkan harga sewa kosnya pada penyewanya yang rata-rata buruh juga. Akhirnya buruh menuntut kenaikan gaji lagi demikian seterusnya.

Sebetulnya berapapun penghasilan yang kita peroleh, jika kita pandai bersyukur dan menikmati maka itu akan terasa nikmat dan mencukupi untuk hidup. Tapi namanya juga manusia tidak pernah ada rasa puasnya. Berbeda dengan binatang, yang hanya asal mendapat tempat bernaung, makan, minum, berkeluarga dan bisa hidup bersosialisasi sudah cukup. Manusia, selain membutuhkan tersebut juga membutuhkan gengsi.

Tapi tentu masih ada manusia yang memiliki rasa syukur, bagi yang pandai bersyukur maka rejekinya akan ditambah. Semoga kita dimasukkan dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur. Amin





Pengalaman adalah guru yang paling brutal dan kejam.
Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Kuliah karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.

“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,” ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.

Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.

Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia. Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang ”Raja” jalanan.

5 Resep keberhasilan Honda:
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.


JAKARTA BEBAS MACET

Wednesday, August 21, 2013

Setelah lama tak menginjakkan kaki di Jakarta. Meskipun tinggal di dekat Jakarta, tapi kemacetan yang sering terjadi di Jakarta membuatku malas jalan ke Jakarta. Kemarin terpaksa melangkahkan kaki menginjak tanah Jakarta. Karena adanya pesanan beberapa unit komputer. Memang selisih harga antara Tangerang - Jakarta tidak berbeda jauh, tapi kelengkapan yang ada di Jakarta jauh lebih lengkap sehingga banyak pilihan yang bisa digunakan untuk menekan harga.

Daerah senayan yang beberapa bulan lalu masih ramai dengan pedagang tanaman hias, kemarin terlihat sedikit lengang. Padahal pas bulan Ramadhan, masih ramai Nursery yang memakan jalur pejalan kaki.Cobalah tengok jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat. Trotoar di sisi selatan jalan, mulai dari Balai Sidang Senayan sampai gerbang Jalan Gelora Bung Karno, tampak lengang. Padahal,dulu ruas jalan sepanjang 500 meter itu sulit dilewati karena macet. di pinggir ruas jalan itu terdapat tanaman-tanaman hias yang dijual berjejer dan menutup hampir seluruh trotoar jalan. Nyaris tak ada tempat bagi pejalan kaki di tempat ini karena jalur pedestrian menjadi tempat etalase tanaman hias.

Kemarin trotoar itu tampak agak lengang. Tanaman-tanaman hias di sana disusun agak mundur dari biasanya. Alhasil, trotoar pun mulai terlihat wujudnya, setidaknya selebar 1,5 meter dan memudahkan pejalan kaki.

Bukan itu saja, pemandangan tanaman hias para pedagang kini bisa dinikmati mata dan tidak lagi mengganggu para pejalan kaki. Meski demikian, masih ada sebagian ruas trotoar yang masih tertutup tanaman hias. Hal itu terlihat mulai dari pintu gerbang Jalan Gelora Bung Karno sampai ke jalan asia afrika.Walaupun belum semua pedagang berbenah, kesadaran untuk meluangkan ruang bagi pedestrian itu patut diapresiasi. Pedagang sadar bahwa suatu saat bisa diusir. Apalagi setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta mereka mundur dua meter jika tidak ingin diusir. Pedagang tanaman hias di sekitar kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, memundurkan tanaman-tanaman yang dijualnya seusai instruksi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Mereka melakukan itu atas kesadaran mereka. Karena melihat Pemprov DKI sekarang ini tidak main-main menegakkan aturan, apalagi menyangkut fasilitas umum.

Mereka belajar dari kejadian yang sudah ada. Lihat aja Pasar Tanah Abang dan Jatinegara. PKL yang di trotoar direlokasi dan jadi nyaman berlalu lintas di sana. Mereka mundur sekitar 1,5 meter dari lokasi awalnya. Mereka melakukan pemunduran lahan berjualan karena berharap tetap diperbolehkan berjualan di tempat itu.

Kawasan tempat berjualan tanaman hias itu sebenarnya sudah seperti daerah wisata. Tempatnya juga terlihat lebih asri di banding umumnya Jakarta, mungkin karena banyaknya tanaman yang berjejer di sana. Semoga para pedagang yang berjejer di kawasan itu tidak di usir tapi tambah tertib. Kasihan juga jika mereka yang sudah sekitar sepuluh tahunana berjualan di situ terpaksa pindah tempat berjualannya.

Semoga Jakarta bisa bebas dari kemacetan, bukan seperti yang sudah-sudah BEBAS MACET ! macetnya bebas kemana saja, tapi tidak ada kemacetan di Jakarta. Capek saya kalau dari Tangerang ke Jakarta Timur makan waktu sampai 5 jam. Padahal kalau lancar paling sekitar 2 sampai 3 jam cukup.

 

Apa itu HGH

Human Growth Hormone (HGH) adalah suatu hormon yang diproduksi oleh tubuh manusia, yaitu Kelenjar Pituitari. Kelenjar ini adalah suatu kelenjar yang letaknya di dasar otak. Pada usia anak-anak hormon ini memegang peranan amat penting untuk proses pertumbuhan. Pada orang dewasa, HGH membantu memelihara regulasi jaringan dan organ-organ tubuh.

HGH memliki efek yang sangat vital terhadap seluruh sel-sel dalam tubuh dan mengatur regulasinya.
Secara normal kadar HGH dalam tubuh akan meningkat pada usia puber dan mengalami puncaknya pada usia 21 tahun dan kemudian akan menurun secara perlahan seiring dengan semakin bertambahnya usia.
Bio Cell_testi jerawatPenggunaan suplementasi HGH akan memberikan efek yang sangat penting karena suplemen ini memiliki efek anti penuaan (anti aging hormone), dimana “Penuaan” saat ini dipandang sebagai salah satu dari faktor utama penyebab berbagai penyakit kronis.
Menurut ilmu tentang fungsi anatomi tubuh (Fisiologi), kadar HGH yang semakin menurun dalam tubuh akan memberikan efek semakin menurunnya vitalitas dan membuat penampilan seseorang menjadi tampak lebih tua, dehidrasi dan berkerut, semakin bertambahnya timbunan lemak, massa otot berkurang dan mudah mengalami nyeri sendi dan resiko osteoporosis. HGH oleh kalangan medis dianggap sebagai hormon “vital” karena bekerja dengan cara mengontrol dan memelihara banyak fungsi dalam tubuh, memicu pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan berbagai organ tubuh melalui stimulasi susunan protein.

Kandungan aktif Moment Bio Cell

  1. Protein susu
  2. Apple Stem Cell Culture Extract
  3. L-Carnitine Fumarate
  4. L-Glutamine
  5. Taurine
Keunggulan utama:
  1. Menggunakan teknologi terbaru
  2. Efektif untuk Otak, Hati, Jantung, Tulang, Kulit
  3. Berfungsi untuk Anti Aging
  4. Membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit

HGH (HUMAN GROWTH HORMONE)

Banyak studi ilmiah yang memperkuat eratnya hubungan HGH dengan anti penuaan:
  • Dr. Daniel Rudman, seorang ahli endocrinologist dan nutritionist pada tahun 1990 melaporkan ditemukan adanya perubahan pada komposisi otot dan lemak tubuh setelah penggunaan Human Growth Hormone selama 6 bulan pada 12 orang pria dengan rentang usia 61 – 81 tahun. Studi ilmiah ini telah dipublikasikan di The New England Journal of Medicine pada tahun 1990.
    Setelah memperoleh suplementasi HGH melalui injeksi setiap minggu selama 6 bulan, dilaporkan bahwa terjadi peningkatan massa otot sebanyak 4 – 7 Kg, penurunan deposit lemak tubuh sebanyak 3 – 5 Kg, peningkatan pada densitas massa tulang belakang dan kulit yang terasa lebih kenyal.
    Nah, literatur inilah yang banyak digunakan sebagai dasar dari manfaat HGH sebagai salah satu upaya memperlambat penuaan. Secara keseluruhan studi ini menyebutkan bahwa pemberian HGH dapat mengembalikan kemudaan organ dan jaringan tubuh sebanyak 10 – 20 tahun !
  • Dr. David Khansari dan Dr. Thomas Gustad, dari North Dakota, Amerika Serikat, menemukan bahwa tikus yang diberi HGH hidupnya lebih panjang daripada yang tidak diberi HGH.
  • Van der Lely (Tahun 2000) menemukan bahwa pemberian HGH 6 minggu secara bermakna mempercepat penyembuhan fraktur (patah) tulang pada pasien usia 75 tahun ke atas.
MOMENT BIO CELL (HGH)
BIO CELL + Glucogen Hanya Butuh Waktu 4 Hari
BIO CELL + Glucogen Hanya Butuh Waktu 4 Hari
Berdasarkan banyak fakta ilmiah dan bukti diatas, bersama ini kami dengan bangga memperkenalkan kepada Anda salah satu produk andalan kami yaitu: MOMENT Bio Cell (HGH).
Dimana MOMENT Bio Cell (HGH) ini mempunyai kandungan aktif:
  1. Milk Protein
  2. Apple Stem Cell Culture Extract
  3. L-Carnitine Fumarate
  4. L-Glutamine
  5. Taurine
Dengan keunggulan sbb:
  • Menggunakan teknologi terbaru
  • Apabila diminum secara berkala dan teratur, maka akan berfungsi sebagai:
    1. Anti Aging/Anti Penuaan.
    2. Mengatasi berbagai penyakit, seperti:
      • Penyakit Jantung
      • Stroke
      • Kanker
      • Diabetes
      • Kelainan fungsi hati/hepatitis
      • Penyakit syaraf
      • Ginjal
      • Meningkatkan kekenyalan kulit dan memperbaiki kulit yang kusam
      • Meningkatkan fungsi otak
      • Meningkatkan kesuburan pria dan wanita
      • Meningkatkan kepadatan tulang
      • Memperlancar sirkulasi darah
      • Membakar timbunan lemak
      • Dan lain-lain


    JIKA ANDA BERMINAT UNTUK MENGKONSUMSINYA ANDA BISA BELI DISINI 


Setiap kali gajian, Anda langsung menyisihkan gaji untuk ditabung dan membayar tagihan asuransi. Anda bahkan hanya menyisakan 40-50 persen untuk menopang biaya hidup, bertahan hidup dari satu hari gajian menunggu hari gajian yang akan datang. Dengan kata lain Anda berhemat mati-matian, bahkan sampai-sampai cenderung kelihatan kere.

Lalu, dengan pengetatan ikat pinggang seperti itu, kok, Anda merasa tidak semakin kaya. Bahkan lebih kuat perasaan stres dalam mengatur segala pengeluaran dengan bujet yang sangat terbatas. Apa yang salah?

Pada kenyataannya, menjadi kaya memang didukung dengan jumlah tabungan yang besar. Tetapi yang harus Anda sadari adalah tabungan hanya salah satu indikator, dan itupun bisa tercapai, bila jumlah tabungan Anda memang sangat besar. Namun kondisi saat ini tak begitu simpel karena Anda lagi-lagi harus memperhitungkan faktor yang bernama inflasi, yang sangat rakus memakan nilai tabungan Anda.

Untuk itu Anda harus menambah dua indikator kekayaan, yaitu aset dan investasi. Aset adalah segala sesuatu yang Anda miliki secara de facto dan de jure . Tanah warisan, misalnya, apabila belum Anda balik namakan, secara de facto adalah milik Anda, tetapi secara de jure, bukan atau masih belum diakui di muka hukum. Perhiasan emas, kendaraan, rumah dan segala yang bisa dimiliki – dibuktikan dengan surat kepemilikan – adalah hal-hal yang tergolong dalam aset.

Bagaimana dengan investasi? Investasi adalah salah satu kendaraan yang bisa dipakai untuk menahan kerakusan inflasi. Apabila inflasi di suatu waktu mencapai enam persen per tahun, maka investasi bisa memberi Anda return atau pengembalian modal sebesar 10 bahkan 60 persen. Keuntungan Anda langsung jelas terlihat, dikaji dari perbandingan antara tingkat inflasi dan return investasi. Dan inilah jawaban dari pertanyaan yang menjadi judul di atas. Bandingkan dengan suku bunga tabungan yang hanya dua persen per tahun atau deposito yang 3,75 persen per tahun.

Namun sebelum Anda terburu nafsu berinvestasi, kenali dahulu delapan langkah dasar berinvestasi, yang dibagi oleh Hari ‘Soul’ Putra, finansial motivator WF 19 Technology Inc., berikut ini:

Pahami tujuan berinvestasi. Misalnya, untuk dana pendidikan atau dana pensiun. Lalu tetapkan berapa lama jangka waktu berinvestasi, misalnya, jangka pendek satu tahun, jangka menengah atau panjang

Kenali profil risiko. Apakah Anda tipe investor konservatif, moderat atau agresif? Ini berkait dengan “kerelaan” Anda dalam kehilangan uang investasi. Hah? Kehilangan uang? Ya, investasi memiliki faktor risiko. Apabila Anda ingin mendapatkan hasil yang berlimpah, tentu investasi itu memiliki risiko tinggi.

Pelajari alternatif investasi yang tersedia. Misal, saham A dilihat dari sejarah dan kondisi perusahaan, serta tren dalam 10-20 tahun terakhir, dan bandingkan dengan saham sejenis.

Pahami risiko yang berkaitan dengan tiap alternatif investasi. Khusus untuk saham, beberapa risiko yang muncul antara lain: Tidak mendapat dividen, capital loss , perusahaan bangkrut atau dilikuidasi, saham di-delist dari bursa, atau saham di-suspend oleh pihak regulator.

Tentukan batas investasi sesuai kemampuan keuangan Anda. Jangan sampai berutang untuk berinvestasi karena investasi adalah sesuatu yang tidak pasti, sedangkan utang adalah sesuatu yang pasti, yang harus Anda bayar, suka atau tidak, cepat atau lambat.

Tentukan strategi investasi. Jangan berinvestasi untuk iseng-iseng atau coba-coba. Be serious or you will lost your money. Pelajari berbagai strategi investasi dengan mengikuti seminar-seminar yang diadakan perencana keuangan atau membaca berbagai literatur.

Manfaatkan jasa profesional. Apabila Anda belum atau tak kunjung memahami wahana investasi, jangan ragu memanfaatkan jasa para profesional di bidang perencana dan investasi keuangan.

Pertahankan tujuan. Yang dimaksud adalah jangan bertindak emosional dan serakah. Ambil keuntungan yang cukup dan pertumbuhan yang signifikan. Ingat, terkadang investasi sama dengan berjudi. Bedanya, investasi adalah sesuatu yang bisa diukur, sedangkan judi cenderung tidak. Persamaannya, dapat membuat orang jadi serakah dan terpuruk.

JANGAN LUPA SEDEKAH ... !

Membaca judul diatas pasti banyak yang tidak setuju, apalagi karena merasa pendidikan itu sangat penting.

Namun sebelum protes berkepanjangan, baca pelan - pelan dan resapi apa maksud judul diatas dan coba renungkan fakta bahwa semua aspek di alam semesta ini tunduk pada hukum universal, salah satu diantaranya adalah hukum fisika.

Kalau kita melompat, maka kita akan jatuh. Kalau kita berjalan lebih cepat, maka waktu perjalanan agan akan semakin singkat. Hukum fisika yang sama juga berlaku pada cara kita menjalani hidup.

Anda tidak percaya ?




Kemudian kita korelasikan dengan idiom-idiom bijak yang umum kita dengar:
"Knowledge is power"
"Time is money"


Maka dapat di rumuskan





Dengan variabel baru tersebut dapat dilakukan substitusi pada rumus awal, sehingga menjadi ekuivalen dengan:


Kemudian kita fokuskan kalkulasi kita ke tujuan primer dalam sosial, yaitu uang (money). Maka, rumus tersebut dapat dikali silang menjadi:

Logika matematika sederhana mengatakan semakin kecil penyebut maka semakin besar hasilnya.
Dalam rumus di atas,
Work : Pembilang
Knowledge : Penyebut
Money : Hasil



Karena untuk mendapatkan hasil yang makimal agan harus mengurangi penyebut, maka untuk mendapatkan uang yang maksimal, agan harus mengurangi pengetahuan agan.

Singkat kata, semakin agan bodoh.... semakin agan kaya!

bukti orang bodoh ... selalu membagikan harta yang didapatnya kepada orang lain alias sedekah, dan sedekah adalah pintu rejeki. Jadi semakin anda Bodoh dengan memberi sedekah maka akan semakin kaya anda, tidak percaya ? buktikan saja.

Sebenarnya, hasil (money) yang maksimal juga bisa di dapatkan dengan menaikan pembilang (work). Namun pilihan yang pertama cenderung lebih mudah

atau mau kaya dengan cara singkat ?


Ane gak bisa basa-basi lagi gan, bener-bener ga bisa ngomong apa-apa lagi

Barusan banget ane liat temen ane tranfser uang 10jt ke orang yang baru seminggu dia kenal, pas ane tanya-tanya, dia ternyata ikut Q-N*t yang "katanya" bukan MLM..

Dia cerita dia kenal tu orang dari temennya, terus dia bilang dia dah ikut seminar tu perusahaan minggu kemarin, terus dijelasin keuntungannya bakal dapat mobil, rumah mewah dll. Tapi ya itu, syaratnya cari downline atau apalah ane gak mau dengerin lagi.

Jujur, ane shock berat gan, secara dia itu hanya kerja serabutuan yang penghasilannya gak tetap, dah capek-capek ngumpulin uang sebanyak itu akhirnya "dibuang" percuma.

Bullshit-lah gan kita semua gak tau sepak terjang begitu banyak "MLM" di Indonesia yang semua agan tau ending ceritanya apa : Nasabah nuntut karena uang gak kembali. Kalo setelah ini ada yang komen bilang sebenernya bisa sukses dengan "MLM" asal mau kerja keras-lah, ngerti sistemnya-lah, atau alesan lain, please deh, alam bawah sadar loe itu dah bener-bener ditanamin mereka dengan pemikiran : BANYAK ORANG PASTI AKAN KONTRA DENGAN KITA, PERTAHANKAN PENDAPATMU SAMPAI MATI!!!!!

Emang ada ceritanya yang namanya Bob Sadino, Chairul Tanjung, Harry Tanoe dan banyak pengusaha sukses lainnya jadi kaya raya karena "MLM"????

Dan ini tips yang sederhana banget untuk jadi panduan agan-agan kalo ketemu orang yang nawarin investasi yang belum jelas ceritanya :

Intinya jangan langsung tergiur dengan segala "kenikmatan" yang mereka tawarin ke agan, berusaha untuk tetap fokus sama pembicaraan bisnisnya gan.

Dalam bisnis manapun, konsep paling dasar yang bisa menunjukan bisnis itu benar-benar "ada" adalah dengan mengerti 4 konsep dasar pemasaran, yaitu konsep 4P : Product (Barang/Jasa), Price (Harga Barang/Jasa), Place (Distribusinya) dan Promotion (Promosinya).

Agan wajib nanya detail tentang produknya, barang/jasanya apa, bentuknya kayak gimana, dll.

Kalo emang barangnya ada, tanya, harganya gimana, manfaat orang beli barang dengan harga segitu apa dll.

Lalu ente perlu tanya lagi, ini barang distribusinya gimana di Indonesia, apa nama distributornya kalo emang pake pihak ke-2, cabangnya ada dimana aja,dijual di mall atau di pasar umum gak, dll.

Terus yang terakhir ente wajib nanya soal promosinya, punya brosurnya gak, ada iklannya di radio, tv atau media promosi lainnya gak, dan yang salah satu terpenting, punya web resmi apa gak (apalagi untuk "MLM" yang ngakunya dari luar negeri).

Kalo emang dia perusahaan yang bener dan punya sistem jual beli yang jelas, pasti gak akan kesulitan jawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Kalopun seandainya dia punya jawabannya, agan wajib bikin perbandingan antara produk dia dengan produk-produk yang ada dipasaran. Minimal agan tau market pasar mereka itu bener-bener ada ato gak.

Terakhir, jangan langsung ambil keputusan, tanya sana-sini dulu, ada yang tau "MLM" yang ditawarin apa gak, searching testimoni orang-orang di mbah gugel, kaskus, ato media online apapun. Kalo dari berbagai info tadi ternyata agan liat sebagai penipuan, segera katakan TIDAK dan jangan lupa di-sharing ke temen-temen agan biar gak kena tipu sama "MLM" yang sama.

Mungkin banyak juga MLM yang memang bener-bener ada dan bisa bermanfaat untuk kita, tapi setidaknya kita wajib waspada dan tetap kritis sama semua penawaran investasi yang datang ke kita. Jangan sampai kita dirugikan maupun merugikan orang lain.

Jangan mau ditipu dan jangan mau menipu.

Niat, usaha dan doa yang baik merupakan kunci untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat

saran ane daripada ikut MLM ga jelas kek gitu mending ikutan nabung aja di PRUDENTIAL info lengkap bisa di baca di www.prudential.co.id atau kalo pengen nanya langsung ke ane juga boleh ...


HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger