Showing posts with label dokter. Show all posts
Sorry ini bukan cerita horror ini hanya sekedar pengalaman beberapa hari kemaren.
sepulang jualan badan terasa panas karena menahan kencing, setelah sampai rumah ternyata kencingnya berdarah, segera periksa ke dokter, pertama di pukul pinggang ternyata ga sakit, dokter bilang bukan ginjal, meski sudah lama anyang-anyangan. jadi di diagnosa terjadi peradangan dan infeksi saluran kencing.
diberi resep berikut :
- Anti biotik floxifar 2x1
- Anti nyeri Glenistan 500 3x1
- Anti radang Grafachlor 2x1
- Pendarahan Adrome carbazochrome NaSo3 10mg 1x1
- Kencing Neprolit 2x1
dan diberi aturan tambahan tidak boleh minum yang berwarna dahulu.
Bergelas-gelas kopi yang setiap hari rutin kuminum terpaksa dihentikan sementara. Efeknya badan terasa lemes.
Tapi ga papa yang penting sehat dulu. Alhamdulillah sekarang dah normal lagi warna kencingku. semoga tetap sehat selalu.
Manfaat Lain dari Hasil Lebah
Thursday, July 4, 2013
Tag :
antioksidan,
bebas,
bersetubuh,
brazil,
DNA,
dokter,
gaya hidup,
keluarga,
kesehatan,
kota,
moment2u,
online store,
penghasilan,
produktif,
propolis,
radikal,
sehat,
seks,
stroke,
yunani
Propolis adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah
madu, yaitu terdiri dari pucuk daun-daun muda yang dikumpulkan oleh
lebah yang dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan
men-steril-kan sarang.
Propolis ini bersifat dis-infektan (Anti bakteri)
alami yang mampu membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. Lebah
membentengi sarangnya dengan propolis ini untuk melindungi semua yang
ada didalam sarang tersebut (Ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu)
dari serbuan kuman, virus atau bakteri.
Asal Kata Propolis sendiri, berasal dari kata Yunani.
Pro = sebelum, Polis = Kota. Jadi bisa kita artikan bahwa Kata Propolis
adalah Sistem Pertahanan Kota.
Dengan latar belakang diatas, PT MOMEN JAYA INDONESIA
menyediakan Brazilian Propolis, yaitu MOMENT PROPOLIS – Propolis yang
diambil dari lebah Hutan Amazon Brazil yang terkenal akan kemurnian dan
kealamiannya, serta diformulasikan dengan Aroma Mint dan Nano Technology
– yang sangat berguna untuk tubuh manusia, dimana bukan hanya ampuh
untuk membunuh kuman, virus dan bakteri yang sudah masuk ke tubuh kita
tapi bahkan mencegahnya terlebih dahulu.
Keunggulan utama Moment Propolis:
- Brazillian Propolis
- Nano Technology
- Beraroma Mint
- Menggunakan propolis kualitas terbaik dunia
- Berfungsi sebagai premium anti oksidan
Dengan takaran yang tepat, berikut dibawah adalah
berbagai macam penyakit yang dapat dicegah dan diobati oleh MOMENT
PROPOLIS – Yang kaya akan Vitamin, Protein, Mineral dan Bioflavonoids –
diantaranya:
- Diabetes
- Kanker
- Stroke
- Sakit jantung
- Ginjal
- Hepatitis
- Thyphus
- Diare
- TBC
- Asam urat
- Kolesterol
- Darah tinggi
- Luka bakar
- Dan banyak lagi penyakit lain, yang disebabkan oleh kuman, virus dan bakteri
MOMENT PROPOLIS juga berfungsi sebagai Premium Antioksidan, yang sulit dicari bandingannya.
MOMENT PROPOLIS juga berfungsi sebagai Premium
Antioksidan, yang sulit dicari bandingannya. Antioksidan sendiri yaitu
sebutan untuk zat yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan radikal
bebas.
Sementara radikal bebas adalah molekul oksigen yang
secara kimia strukturnya berubah akibat dari aktifitas lingkungan,
seperti: radiasi sinar matahari, polusi, merokok dan lain sebagainya.
Radikal bebas yang beredar dalam tubuh berusaha untuk mencuri elektron
yang ada pada molekul lain seperti DNA dan sel. Pencurian ini jika
berhasil akan merusak sel dan DNA tersebut. Dapat kita bayangkan jika
radikal bebas banyak beredar maka akan banyak pula sel yang rusak. Dan
kerusakan yang ditimbulkan dapat menyebabkan sel tersebut menjadi tidak
stabil yang berpotensi menyebabkan proses penuaan dini, kulit kusam dan
kanker.
Karena sifatnya yang alami, penggunaan MOMENT PROPOLIS tidak ada efek samping.
BERMINAT ? BISA BELI DISINI
Dalam pesta-pesta pernikahan, pesta kebun seringkali kita disuguhi makanan namun tak terlihat ada kursi, terpaksa makan sambil berdiri. Untuk menjaga kesehatan, mending singkirkan malu, ndeprok saja dilantai.
Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama, maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.”
Bahkan Dr. Ibrahim Al-Rawi menerangkan;
Jika manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang. Organ keseimbangan dalam pusat syaraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri dengan stabil dan sempurna. Hal ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf terpenting pada saat makan dan minum. Sehingga untuk mendapatkan ketenangan itu adalah pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minuman dengan tepat dan terkontrol.
Bahkan Dr. Ibrahim Al-Rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi syaraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus.
Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa-bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang cukup parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak.
Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.
Berikut ini adalah ilustrasi jika kita minum dengan cara duduk:
Air yang masuk dengan cara duduk, akan disaring oleh sfringter. Sfringter sendiri adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.
Nah, jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lagi dan Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadilah pengendapan disaluran ureter karena banyaknya limbah-limbah yang tersisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal, salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing adalah salah satu akibat dari minum sambil berdiri.
Begitu juga kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.
Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad SAW dari Abu Hurairah; “Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!” (HR. Muslim).
Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama, maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.”
Bahkan Dr. Ibrahim Al-Rawi menerangkan;
Jika manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang. Organ keseimbangan dalam pusat syaraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri dengan stabil dan sempurna. Hal ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf terpenting pada saat makan dan minum. Sehingga untuk mendapatkan ketenangan itu adalah pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minuman dengan tepat dan terkontrol.
Bahkan Dr. Ibrahim Al-Rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi syaraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus.
Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa-bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang cukup parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak.
Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.
Berikut ini adalah ilustrasi jika kita minum dengan cara duduk:
Air yang masuk dengan cara duduk, akan disaring oleh sfringter. Sfringter sendiri adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.
Nah, jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lagi dan Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadilah pengendapan disaluran ureter karena banyaknya limbah-limbah yang tersisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal, salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing adalah salah satu akibat dari minum sambil berdiri.
Begitu juga kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.
Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad SAW dari Abu Hurairah; “Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!” (HR. Muslim).


