Showing posts with label gaul. Show all posts


Pernahkah kita merasa tidak yakin, tidak percaya diri ataupun minder juga malu karena kita memiliki kekurangan atau bahkan kelemahan yang menghambat kita dalam mewujudkan impian dan harapan kita? Manusiawi bila pernah kita alami hal hal tersebut diatas, namun bagaimana upaya dan tips untuk mengatasinya mari kita simak dan renungkan bersama 8 Tips hal dibawah ini. Mudah mudahan bisa membuat Anda semakin percaya diri tidak lagi minder dan memberikan keyakinan lebih pada diri Anda

TIPS #1
Karena merasa banyak kekurangan? Karena merasa tidak mampu melakukan apa yang orang lain bisa lakukan? Kita tidak harus selalu memandang ke atas. Kita juga tidak perlu menjadi orang lain. Jadilah diri sendiri dan itu sudah cukup menyenangkan. Mengenali potensi diri dan mengembangkannya adalah cara terbaik untuk meningkatkan rasa percaya diri. Jadi tidak perlu yang namanya malu atau minder.

TIPS #2
Orang orang yang baru kamu kenal? Orang orang yang menurut kamu punya derajat lebih tinggi dari kamu? Oke, mulailah dengan mengubah cara berfikir kamu. Setiap manusia adalah sama. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing bahkan untuk orang orang yang kamu anggap sempurna. Mereka sama seperti kamu, seperti saya, maka tidak ada alasan untuk merasa minder.

TIPS #3
Terimalah diri kamu apa adanya. Jadikan kekurangan kamu sebagai kelebihan. Tukul Arwana, adalah contoh yang tepat dalam hal ini. Lihat, bagaimana dia memaksimalkan kekurangannnya menjadi kelebihan yang justru tidak dimiliki orang lain. Selalu menutupi kekurangan hanya akan membuat kamu semakin terpuruk dalam sikap minder dan rendah diri.

TIPS #4
Bergaullah dengan orang orang yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Pelajari cara cara mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Cara mereka berkenalan dengan orang baru, cara mereka memperlakukan orang lain, cara menyikapi sebuah masalah, cara mengatasi situasi, dan lain lain. Banyak hal yang bisa kamu pelajari dan praktekan sendiri.

TIPS #5
Belajar bertanya? Yups, bagi orang orang yang bukan pemalu bertanya kepada orang baru bukan sebuah masalah besar. Tapi, keadaan berbeda dengan orang orang pemalu. Rata rata dari mereka jarang sekali memulai pembicaraan atau sebuah pertanyaan. Hal ini hanya bisa dimengerti oleh orang yang sama sama pendiam.

TIPS #6
Mulailah memperhatikan penampilan kamu terutama saat keluar dari rumah. Penampilan yang baik dan maksimal dapat membantu kamu meningkatkan rasa percaya diri. Kamu tidak akan merasa minder dan malu saat bertemu dengan orang lain karena kamu sudah tampil All out. Menampilkan yang terbaik.

TIPS #7
Kesalahan utama orang orang pemalu adalah kurangnya self control (pengendalian diri). Terutama jika berada dalam situasi yang tertekan dan asing. Grogi, cemas, salah tingkah, berkeringat adlah beberapa indikasi seseorang sedang berada dalam tekanan. Sebenarnya hal itu bisa diatasi dengan beberapa tips ringan. Mengambil nafas dalam dalam dan menghembuskannya secara perlahan akan membuat kita merasa sedikit lebih rileks dan tenang. Singkirkan imajinasi negatif kamu mengenai apa yang sedang kamu hadapi. Hilangkan pemikiran bahwa orang orang sedang memperhatikan kamu dan berfikir negatif tentang kamu. Faktanya, semua berjalan biasa biasa saja tidak seperti apa yang kamu pikirkan. Semua hal negatif kamu itu hanya ada dalam imajinasi kamu saja

TIPS #8
Sering mencoba hal-hal baru akan lebih membuka wawasan serta pandangan kamu tentang hidup dan kehidupan. Yang pada akhirnya akan memberi kita sebuah pemahaman bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Semua manusia adalah sama. Kita punya kekurangan mereka juga. Mereka punya kelebihan kita pun memilikinya. Mereka bisa, maka kita juga bisa..! “Keterbatasan hanyalah sebuah kesalahan dalam cara kita berfikir.” Seharusnya kita tidak memiliki satu pun alasan untuk merasa minder dan rendah diri..!

 Gotong royong sudah semakin langka di saat sekarang. Sebagian besar sudah berfikir ... buat apa kerja bhakti ? kerja di bayar saja masih kurang buat bikin dapur tetap ngebul.

Dulu, saat kita duduk-duduk di taman seringkali kita diajak kenalan oleh orang asing, akhirnya ngobrol ngalor-ngidul, ternyata ujung-ujungnya masih satu garis keturunan. Sekarang, duduk di taman sambil pegang HP / Netbook cengar-cengir sendiri update status di media sosial.

Pergeseran manusia sebagai makhluk sosial ke makhluk media sosial sudah di ramalkan oleh Albert Einstein, beliau mengatakan seperti ini : "Aku takut pada hari dimana teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi yang idiot" Dan ketakutan Albert Einstein ini terbukti sekarang-sekarang ini ... dengan hadirnya generasi GALAU. yang tiap menit selalu update status baik di Facebook, Twitter dan berbagai media sosial lain, yang semakin lama semakin bertambah marak.
Marilah sejenak kita kembali ke dunia nyata kita ... jangan selalu berkutat di dunia maya. Memang dengan adanya media sosial, kita bisa menemukan ratusan teman kecil kita yang terpisah oleh jarak dan waktu. Sekarang sudah bisa menyambung tali silaturahmi lagi. Tapi seberapa banyak orang disekililing kita yang kita kenal ? Kita mengenal orang yang jauh di sana, tapi tetangga kita sendiripun kita tidak mengenalnya karena kita terlalu sibuk dengan media sosial.
Tugas manusia seharusnya dipermudah oleh adanya teknologi, tapi tidak berarti tugas itu dilepaskan karena adanya teknologi. Gunakan teknologi dengan cerdas. Jadikan teknologi sebagai budak kita, bukan kita sebagai budak teknologi. Sehingga kita tidak seperti generasi yang idiot.

Kita tidak bisa gotong royong membersihkan got, saluran air hanya dengan update status, tapi kita harus turun singsingkan lengan baju, bersama warga yang lain di dunia nyata baru bersih itu got.

Mari kembali menjadi makhluk sosial bukan menjadi makhluk media sosial.



Sambil nonton match aston villa vs liverpool, ane coba browsing tivi via internet, mumpung lagi jeda matchnya yang sementara unggul buat tim tamu lewat gol sturidge. Terlintas sebuah pesan layanan masyarakat yang dikeluarkan oleh BKKBN, yup pernikahan dini.



Anjuran dari BKKBN agar anak muda menunda pernikahan sampai memasuki usia ideal.

Sebetulnya pernikahan dini bukanlah hal yang buruk, yang buruk justru berzinahan dini, masih sekolah sudah pada zina, masih muda sudah suka berbuat mesum, senang dengan kemaksiatan. Malu dong ...

Kemesuman dan kemaksiatan itu menurut ane adalah hal paling gampang yang bisa dilakukan oleh semua manusia. Udahlah kita terbuka aja, emang iya kan? Apa susahnya nurutin hawa nafsu? Yang susah itu menjaga diri agar tidak menuruti hawa nafsu! Udah jelas kok mana batasan halal dan haram.

Jadi jauh lebih baik nikah dini daripada zina dini ! Because Zina Dini sudah terlalu WAJAR di zaman ini.

Malu dong malu, disekolahin sampai Perguruan Tinggi, dibayarin biaya hidup sama orang tua, dikasih uang jajan dengan harapan orangtua bisa mencukupi dan membahagiakan anaknya... eh, malah anaknya kebablasan, suka dugem lah, suka miras lah, suka zina lah, khusus yang cowok sering bawa cewek ke kamar kos lah. Malu ! Kasihan orangtua kita. Yang cewek juga gitu, jangan mau dibego-begoin sama cowok, kalau kalaian ZINA tuh cewek yang nanggung lebih banyak AKIBATNYA.

Saat ini orang lebih menghargai perzinaan dini ketimbang nikah dini .

Bahkan iklan BKKBN memprovokasi orang untuk menunda nikah, sedang Menteri kesehatannya bagi-bagi kondom gratis. Bagi kondom gratis untuk apa? Biar meminimalisir penyebaran penyakit kelamin karena banyak orang yang melakukan ZINA. Buat yang pengen tau lokasi bagi-bagi kondom silahkan ke sini

You Must Be Kidding, kalau gitu ngapain para anak muda diprovokasi untuk menunda nikah?

Klop banget, generasi muda disuruh menunda nikah, tapi terus-terusan dipersilahkan untuk menyalurkan hasrat seksualnya!

Ujung-ujungnya yang cewek hamil diluar nikah, yang cowok gak mau tanggung jawab, terus aborsi.

Aborsi? Tak seorangpun menginginkannya.

Bagaimana ? masih mau nunda nikah dini? nikah dini sangat jauh lebih terhormat daripada zina dini. Yang perzinaan dini didiamkan dan disupport kondomnya , yang nikah dini dituduh macam-macam. Yang pedofil lah yang suka daun muda lah yang terlalu dini lah, BASI ! liat esensinya aja, nikah perbuatan halal, zina perbuatan haram. Semua agama pasti juga mengakui itu.Kita semua tinggal komparasi argumen, difikir, kemudian dapatlah pencerahan, nikah dini lebih baik.

Mari berfikir Cerdas

HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger