Showing posts with label iman. Show all posts


Dalam beberapa hadits, Rasulullah SAW banyak menjelaskan tentang keajaiban sedekah.
Beberapa keajaiban sedekah tersebut diantaranya adalah:
1. Sedekah bisa melepaskan pelakunya dari bencana.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya sedekah dapat menolak 70 pintu bencana.”
2. Sedekah merupakan obat penyakit pada tubuh.
Rasulullah SAW bersabda, “Obatilah penyakitmu dengan bersedekah.”
3. Sedekah sebagai benteng buat diri kita.
Rasulullah SAW bersabda, “Bentengilah harta bendamu dengan sedekah.”
4. Sedekah sebagai pemadam kemurkaan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah dapat menutup kemurkaan Allah.”
5. Sedekah bisa menambah keakraban sesama muslim.
Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah adalah hadiah. Maka, berikanlah hadiah kepada teman pergaulanmu dan berkasih sayanglah kalian dengan saling memberi sedekah.”
6. Sedekah dapat menambah umur.
“Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah dapat menolak musibah serta dapat menambah keberkahan umur.”
7. Sedekah mampu menanamkan rasa belas kasihan dalam hati.
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mendapatkan kesedihan hati, maka berikanlah sedekah.”
8. Sedekah sebagai syafaat kelak di akhirat.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya yang akan menaungi orang mukmin pada hari kiamat kelak adalah sedekah.”
9. Sedekah menuai pahala yang termat besar.
Dalam sebuah atsar disebutkan, “Barang siapa bersedekah dengan sebiji tamar, kelak di hari kiamat dia akan mendapat pahala sebesar gunung yang berada di atas timbangan amalnya.”
10. Sedekah sebagai wasilah menambah rezeki.
Rasululah SAW bersabda, “Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, bahkan akan bertambah, akan bertambah, dan akan bertambah.”

Meraih Rejeki Lewat Sedekah
“Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan….
Kecuali ia bertambah…bertambah…bertambah….”(HR. At. Tirmidzi)
“Siapa yang memberi pinjaman kepada Allah
Dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan melipagandakan
Balasannya dan baginya pahala yang mulia.” (QS. Al-Hadiid 57:11)
“…..dan janganlah kau takut kepada kemiskinan karena membelanjakan Harta di jalan Allah…”(QS. Al-Baqarah 2:245)
“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sehingga kamu menafkahkan sebagian harta yang kau cintai…”(QS. Ali Imran 3 : 92)
“Ingatlah kau ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhdap dirinya sendiri. Dan Allah lah Yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya)….” (QS. Muhammad : 38)
“Dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba-Nya
Selama ia menolong saudaranya.”(HR Muslim)
Perbanyaklah SEDEKAH , Karena di dalamnya terdapat KHASIAT :
- Menyembuhkan berbagai macam penyakit
- Melapangkan rezeki
- Menjauhkan dari segala macam kesulitan dan masalah
- Diselamatkan dari keburukan
- Menenangkan hati dan jiwa



Setiap kali gajian, Anda langsung menyisihkan gaji untuk ditabung dan membayar tagihan asuransi. Anda bahkan hanya menyisakan 40-50 persen untuk menopang biaya hidup, bertahan hidup dari satu hari gajian menunggu hari gajian yang akan datang. Dengan kata lain Anda berhemat mati-matian, bahkan sampai-sampai cenderung kelihatan kere.

Lalu, dengan pengetatan ikat pinggang seperti itu, kok, Anda merasa tidak semakin kaya. Bahkan lebih kuat perasaan stres dalam mengatur segala pengeluaran dengan bujet yang sangat terbatas. Apa yang salah?

Pada kenyataannya, menjadi kaya memang didukung dengan jumlah tabungan yang besar. Tetapi yang harus Anda sadari adalah tabungan hanya salah satu indikator, dan itupun bisa tercapai, bila jumlah tabungan Anda memang sangat besar. Namun kondisi saat ini tak begitu simpel karena Anda lagi-lagi harus memperhitungkan faktor yang bernama inflasi, yang sangat rakus memakan nilai tabungan Anda.

Untuk itu Anda harus menambah dua indikator kekayaan, yaitu aset dan investasi. Aset adalah segala sesuatu yang Anda miliki secara de facto dan de jure . Tanah warisan, misalnya, apabila belum Anda balik namakan, secara de facto adalah milik Anda, tetapi secara de jure, bukan atau masih belum diakui di muka hukum. Perhiasan emas, kendaraan, rumah dan segala yang bisa dimiliki – dibuktikan dengan surat kepemilikan – adalah hal-hal yang tergolong dalam aset.

Bagaimana dengan investasi? Investasi adalah salah satu kendaraan yang bisa dipakai untuk menahan kerakusan inflasi. Apabila inflasi di suatu waktu mencapai enam persen per tahun, maka investasi bisa memberi Anda return atau pengembalian modal sebesar 10 bahkan 60 persen. Keuntungan Anda langsung jelas terlihat, dikaji dari perbandingan antara tingkat inflasi dan return investasi. Dan inilah jawaban dari pertanyaan yang menjadi judul di atas. Bandingkan dengan suku bunga tabungan yang hanya dua persen per tahun atau deposito yang 3,75 persen per tahun.

Namun sebelum Anda terburu nafsu berinvestasi, kenali dahulu delapan langkah dasar berinvestasi, yang dibagi oleh Hari ‘Soul’ Putra, finansial motivator WF 19 Technology Inc., berikut ini:

Pahami tujuan berinvestasi. Misalnya, untuk dana pendidikan atau dana pensiun. Lalu tetapkan berapa lama jangka waktu berinvestasi, misalnya, jangka pendek satu tahun, jangka menengah atau panjang

Kenali profil risiko. Apakah Anda tipe investor konservatif, moderat atau agresif? Ini berkait dengan “kerelaan” Anda dalam kehilangan uang investasi. Hah? Kehilangan uang? Ya, investasi memiliki faktor risiko. Apabila Anda ingin mendapatkan hasil yang berlimpah, tentu investasi itu memiliki risiko tinggi.

Pelajari alternatif investasi yang tersedia. Misal, saham A dilihat dari sejarah dan kondisi perusahaan, serta tren dalam 10-20 tahun terakhir, dan bandingkan dengan saham sejenis.

Pahami risiko yang berkaitan dengan tiap alternatif investasi. Khusus untuk saham, beberapa risiko yang muncul antara lain: Tidak mendapat dividen, capital loss , perusahaan bangkrut atau dilikuidasi, saham di-delist dari bursa, atau saham di-suspend oleh pihak regulator.

Tentukan batas investasi sesuai kemampuan keuangan Anda. Jangan sampai berutang untuk berinvestasi karena investasi adalah sesuatu yang tidak pasti, sedangkan utang adalah sesuatu yang pasti, yang harus Anda bayar, suka atau tidak, cepat atau lambat.

Tentukan strategi investasi. Jangan berinvestasi untuk iseng-iseng atau coba-coba. Be serious or you will lost your money. Pelajari berbagai strategi investasi dengan mengikuti seminar-seminar yang diadakan perencana keuangan atau membaca berbagai literatur.

Manfaatkan jasa profesional. Apabila Anda belum atau tak kunjung memahami wahana investasi, jangan ragu memanfaatkan jasa para profesional di bidang perencana dan investasi keuangan.

Pertahankan tujuan. Yang dimaksud adalah jangan bertindak emosional dan serakah. Ambil keuntungan yang cukup dan pertumbuhan yang signifikan. Ingat, terkadang investasi sama dengan berjudi. Bedanya, investasi adalah sesuatu yang bisa diukur, sedangkan judi cenderung tidak. Persamaannya, dapat membuat orang jadi serakah dan terpuruk.

JANGAN LUPA SEDEKAH ... !

Seperti biasa ... namanya anak-anak pasti suka bertanya, tentang apa saja ... bahkan bisa dibilang comel ... begitu juga dengan anakku yang memang untuk anak seusianya lagi suka bertanya. Begitu juga mungkin dengan anak-anak anda. Pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan sering diluar kontrol dan terkesan asal njeplak, Jadi waspadalah ... waspadalah ... waspadalah !

Ada beberapa pertanyaan yang jika dijawab dengan asal jawab bisa mengakibatkan suatu hal yang fatal dan berbahaya bagi anak ke depannya. Jadi meskipun kadang kita kelabakan dengan pertanyaan tersebut usahakan menjawab dengan benar, saat sebuah jawaban terlontar dari seorang ibu ataupun bapak, disitulah mindset sang anak tertanam. Maka berrati-hati kalau menjawab pertanyaan anak kecil. Apalagi kalau pertanyaannya tentang Tuhan.

Saat anak bertanya kepada orang tua tentang Tuhan ??? Menurut saya itu adalah saat – saat yang sangat genting! Kenapa menurut sangat genting ? karena sekali salah atau melenceng sedikit jawaban orang tua, maka pemhaman anak kecil tentang Tuhan akan salah selama dia belom menerima tamparan kerasa bahwa yang dipahaminya salah.

Beginilah pertanyaan-pertanyaan polos seorang anak kecil yang biasanya dia tanyakan kepada orang tuanya tentang Tuhan. Diharapkan anda dapat meniru atau kalaupun ingin memodif jawaban anda, tidak melenceng dari cara menjawab yang benar, Karena masuk akal, tidak membohongi, dan berlandaskan ayat Al-Quran dan Hadits.

1. Tuhan itu apa sih ?
Nak, Tuhan itu Yang Menciptakan segala-galanya. Langit, bumi, laut, sungai, batu, kucing, cicak, kodok, burung, semuanya, termasuk menciptakan nenek, kakek, ayah, ibu, juga kamu.


2. Tuhan itu kaya apa sih ?
jangan sampai kita menjawab
Bentuk Tuhan itu seperti anu ..ini..atau itu….
karena jawaban ini sangat menyesatkan
JAwablah dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis
Adek tahu ‘kan, bentuk sungai, batu, kucing, kambing,..semuanya.. nah, bentuk Tuhan itu tidak sama dengan apa pun yang pernah kamu lihat. Sebut saja bentuk apa pun, bentuk Tuhan itu tidak sama dengan apa yang akan kamu sebutkan


Jawaban ini berlandaskan pada QS. Asy-Syura ayat 11 yang artinya
[Dia] Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan [pula], dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.


3. Tuhan itu ada dimana ?
Jangan menjawab seperti ini :
Tuhan itu ada di atas..di langit..atau di surga atau di Arsy

Jawaban seperti ini menyesatkan logika anak karena di luar angkasa tidak ada arah mata angin atas-bawah-kiri-kanan-depan-belakang. Lalu jika Tuhan ada di langit, apakah di bumi Tuhan tidak ada? Jika dikatakan di surga, berarti lebih besar surga daripada Tuhan…berarti prinsip Allahu Akbar itu bohong?
memang ada ayat yang mengatakan bahwa
Dia bersemayam di atas ’Arsy
. <– Ayat ini adalah ayat mutasyabihat, yaitu ayat yang wajib dibelokkan tafsirnya. Kalau dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal makna denotatif dan konotatif, nah.. ayat mutasyabihat ini tergolong makna yang konotatif.

Atau menjawab :
Tuhan itu ada di mana-mana

Karena dengan jawaban seperti ini dikhawatirkan anak akan otomatis berpikiran Tuhan itu banyak dan terbagi-bagi, seperti para freemason atau politeis Yunani Kuno.

Tapi jawablah dengan :
Nak, Tuhan itu dekat dengan kita. Tuhan itu selalu ada di hati setiap orang yang saleh, termasuk di hati kamu, Sayang. Jadi, Tuhan selalu ada bersamamu di mana pun kamu berada

Dalam sebuah hadits disebutkan “ Qalbun mukmin baitullah “, Hati seorang mukmin itu istana Allah.”
Dalam Alqur`an juga banyak diantaranya dalam QS. Al Baqarah ayat 115
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah.


Juga dalam QS. Al Baqarah ayat 186
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat


Dalam Q.S. Al-Hadiid ayat 4 juga ada
Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.


Agar anak semakin yakin bisa ditambahin dengan
Tuhan sering lho bicara sama kita..misalnya, kalau kamu teringat untuk bantu Ibu dan Ayah, tidak berantem sama kakak, adek atau teman, tidak malas belajar, tidak susah disuruh makan,..nah, itulah bisikan Tuhan untukmu, Sayang


sesuai dengan janji Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 213
Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus


4. Kenapa sih kita haru menyembah Allah ?
Seringkali kita mendengar para orang tua menjawab
Karena kalau kamu tidak menyembah Tuhan, kamu akan dimasukkan ke neraka. Kalau kamu menyembah Tuhan, kamu akan dimasukkan ke surga


Jawaban seperti ini akan membuat anak selalu memiliki pamrih atas segala sesuatu, pamrih dalam beribadah kepada Tuhan, bahkan menjadi benih syirik halus (khafi). Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang menjadi ateis karena menurut akal mereka:
Masak sama Tuhan kayak dagang aja! Yang namanya Tuhan itu berarti butuh penyembahan! Tuhan kayak anak kecil aja, kalau diturutin maunya, surga; kalau gak diturutin, neraka!!


Orang yang menyembah surga, ia mendambakan kenikmatannya, bukan mengharap Penciptanya. Orang yang menyembah neraka, ia takut kepada neraka, bukan takut kepada Penciptanya ( Syaikh Abdul Qodir Jailani)
Jawablah dengan lemah lembut :
Nak, kita menyembah Tuhan sebagai wujud bersyukur karena Tuhan telah memberikan banyak kebaikan dan kemudahan buat kita. Contohnya, Adek sekarang bisa bernapas menghirup udara bebas, gratis lagi.. kalau mesti bayar, ‘kan Ayah sama Ibu gak akan bisa bayar. Di sungai banyak ikan yang bisa kita pancing untuk makan, atau untuk dijadikan ikan hias di akuarium.
Semua untuk kesenangan kita.
Kalau Adek gak nyembah Tuhan, Adek yang rugi, bukan Tuhan. Misalnya, kalau Adek gak nurut sama ibu-bapak guru di sekolah, Adek sendiri yang rugi, nilai Adek jadi jelek. Isi rapor jadi kebakaran semua. Ibu-bapak guru tetap saja guru, biar pun kamu dan teman-temanmu gak nurut sama ibu-bapak guru.


Dalam Q.S. Al-Ankabut ayat 6 disebutkan
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya [tidak memerlukan sesuatu] dari semesta alam.

Katakan juga pada anak kita:
“Adek mulai sekarang harus belajar cinta sama Tuhan, lebih daripada cinta sama Ayah-Ibu, ya?!”
“Kenapa, Bu?”
“Karena suatu hari Ayah sama Ibu bisa meninggal dunia, sedangkan Tuhan tidak pernah mati. Nah, kalau suatu hari Ayah atau Ibu meninggal, kamu tidak boleh merasa kesepian karena Tuhan selalu ada untuk kamu.”
“Nanti, Tuhan juga akan mendatangkan orang-orang baik yang sayang sama Adek seperti sayangnya Ayah sama Ibu. Misalnya, Paman, Bibi, atau para tetangga yang baik hati, juga teman-temanmu.”
“Dan mulai sekarang rajin-rajin belajar Iqra supaya nanti bisa mengaji Quran. Mengaji Quran artinya kita berbicara sama Tuhan. “
* Kesalahan orang tua muslim masa kini adalah lebih sibuk mencarikan les-les bahasa Inggris, matematika, atau piano. Mereka bangga anaknya sudah bisa bahasa Inggris atau nilai matematikanya bagus. Mereka tidak prihatin atau sedih kalau anak-anaknya belum mengenal huruf-huruf hijaiyyah..huruf-huruf yang mengantarkan anak-anak juga orang tuanya pada keridaan dan kasih sayang Tuhan di dunia dan di akhirat.

Yuk kita bersama-sama mendidik anak-anak kita, calon penerus generasi sekarang bersama-sama demi terbentuknya generasi tauhidi yang cerdas akal dan imannya

HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger