Showing posts with label ATM. Show all posts


Ini merupakan pengalaman dari temen, dia bercerita seperti ini,

"Kejadian ini memang sudah beberapa hari yang lalu (17-09-2013) tapi ane lg ribet jadi baru sempet bikin tritnya sekarang. Sori kalo tulisannya bakal borring karena ane bakal ceritain secara detai supaya jelas dan bisa di investigasi sama detective kaskus...

Ya..siang hari itu sekitar jam 11 siang ane tiba2 dimintain tolong untuk pergi ke kota Serang Banten untuk mendaftarkan adek ane buat test TOEFL, ane sendiri tinggal dikota sebelah dengan jarak sekitar 45-60 menit. Karena pendaftaran test itu ditutup jam 12.00 siang hari itu juga jadi ane agak terburu-buru. Langsung cabut pake gerobak ane begitu di depan komplek ane mampir I**omart mau ambil duit buat biaya pendaftaran test. Menurut ane I**omart itu lumayan rame pengunjung dan lokasinya diantara beberapa perumahan jadi bisa dibilang banyak pelanggan termasuk ane sendiri sering belanja disitu.

karena agak terburu-buru ane langsung menuju ATM yg letaknya didalem toko tersebut, rekening ane BN* cuma karena mendesak ane putuskan untuk ambil di ATM I**omart terdekat yang ATM nya adalah BR*.

Saat itu ada orang lain (1 orang) yang sedang transaksi di ATM tersebut. Laki-laki, agak chubby, pakai topi dan jaket, umur sekitar 35 thn an, tinggi sekitar 155cm. Ane sama sekali gak curiga sm orang itu ane bersikap biasa dan antre di belakangnya agak di sebelah kiri sambil melihat2 barang dagangan sekitar. Ane ga mantengin layar ATM nya karena menurut ane gak sopan dan melanggar privasi orang lain. tapi setelah ane berdiri agak lumayan lama (waktu maksimal yang disediakan untuk transaksi di ATM, klo lebih akan ada bunyi bip bip bip untuk menambah waktu atau batalkan transaksi).

Nah karena agak lama nunggunya, berhubung buru2 juga, ane sekilas liat layar ATM, si orang itu nampaknya mau TRANSFER (tapi ane ga liat berapa, siapa ke siapa dan no rekeningnya). Karena terlalu lama bunyilah ATM itu bip bip bip minta tambahan waktu atau tidak.. orang itu sempet nengok dan liat muka ane sambil senyum dan ane bales senyum juga.. tapi dia pustuskan gak nambah waktu dan kartu ATMnya pun keluar dari mesin. Ane persilahkan lanjutkan saja dulu transaksinya karena ane pikir dia transaksinya belum berhasil. tapi dia langsung ambil kartu dan mlengos pergi seperti terburu-buru juga (padahal transaksinya belum berhasil). ya sudahh syukur juga ane bisa cepet ambil duit karena terburu2 juga…

Nahhh..begitu ane masukkan kartu ATM ane… seperti biasa di layar ada tulisan bla bla bla da

ada pilihan LANJUTKAN > ane pilih LANJUTKAN lalu
ada pilihan MASUKKAN NO PIN > ane masukkan PIN ATM ane lalu….
kejanggalan ada disini…seharusnya setelah kita masukkan PIN biasanya masuk ke pilihan MENU UTAMA (INFO SALDO, PEMBAYARAN, PENARIKAN, DLL)…tapi ini tidakkk…

menu langsung pada piliha n TRANSFER sejumlah uang (Rp. 500.000) dari rek A ke rek B (Lihat di spoiler bawah)… ane kaget karena nggak merasa pencet/pilih transfer… ane langsung batalkan transaksi dan keluarkan ATM… ane curiga sama orang yang sebelum ane tadi, ane cari orangnya udah kabur pake motor… langsung ane foto aja layar ATM nya buat bukti…

pegawai2 i**omart sampai tanya2 ke ane ada apa…ane liatin aja layar ATM nya… saat itu kebetulan lagi nggak ada pelanggan selain ane… karena ane butuh banget duitnya dan buru2 ane putuskan untuk tetep ambil di ATM itu….

kedua kalinya ane masukin kartu ATM dan masukin PIN pilihan menu sudah kembali normal seperti pada umumnya…

Analisa kemungkinan-kemungkinan menurut ane:
1. bisa jadi ATM tersebut nge-hang (apakah mungkin?) sehingga transaksi sebelumnya masih tampil di transaksi setelahnya padahal sudah ada pergantian kartu ATM yang masuk
2. modus operandi baru untuk menguras saldo ATM yang bertransaksi setelah oknum tersebut setting pilihan ATM nya (di Hack), dengan harapan orang yang sedang buru2 seperti ane biasanya tekan tombol pilihan tergesa2 lalu secara tidak sengaja terkirim lah / ter transfer sejumlah uang kepada rek yang di sudah di setting
3. Nama pemilik rekening agak aneh (MANTI NOMENSI MANA)

Untuk itu ane minta bantuan dari Tim Buser Kaskus…Untuk menyelidiki, apakah memang ini modus baru ataukan hanya kebetulan "machine error system"

saran dari ane, kalau agan2 akan bertransaksi ATM dan agan sedang dalam keadaan sangat buru2 atau bahkan sangat emergency ada baiknya tenangkan dulu diri agan, setelah merasa tenang barulah agan lakukan transaksi ATM agar tidak dimanfaatkan oleh oknum2 tertentu…"



Sorry silhoute TS nampak di screen atm nya, gak maksud nampang 
 
Bukti Transaksi Penarikan Ane (Time Record)
demikian cerita temen saya.




disadur dari http://www.kaskus.co.id/thread/5245583a4f6ea11c5700000a/waspada-modus-baru-kuras-uang-dari-atm-anda-need-help-detective-kaskus/

jadi pesan saya hati-hatilah terhadap orang yang bertingkah laku seperti itu di ATM
 
Membaca berita yang sudah agak basi, kadang memunculkan angan-angan yang membahayakan jiwa dan raga. Apalagi karena didorong oleh rasa penasaran seseorang karena joke-joke yang kulontarkan. Ternyata benar sebuah hadits dhoif “Hampir-hampir saja kefakiran akan menjadi kekufuran dan hampir saja hasad mendahului takdir.” Apalagi yang diajak bergurau orang yang sedang nganggur dan butuh uang. Hati-hatilah terhadap bahan gurauan anda.

Seperti kejadian barusan selepas bubaran tarawih, kami ngobrol berempat sambil browsing. Salah satunya mengeluh mau lebaran tidak punya uang, satunya lagi tidak perduli dia dengan lebaran karena kebetulan dia non muslim, tapi dia butuh pekerjaan, yang satunya lagi ingin jadi orang kaya meski dia baru kelas 2 SMP, dan satunya lagi tentu saja saya.

Terlintas dalam benak otak kriminal, karena teringat akan sebuah berita yang beredar sebulan lalu di sebuah koran online. Tentang pembobolan ATM tanpa mengurangi saldo.

Kuceritakan bisnis yang membuat mereka tergiur, tapi mereka belum tahu bisnis ini. Mereka semangat mendengarkan karena modal yang dibutuhkan sangat kecil hanya Rp. 550.000,- saja tapi menghasilkan maksimal Rp. 5.000.000 / hari.

Mendengar hasil yang memukau mereka semakin tertarik, untuk mendengarkan tips dan trik menghasilkan jutaan rupiah dalam sehari dengan waktu kerja yang bisa dibilang sangat singkat dan tidak mengikat.

Tapi untuk menjalankan trik ini tidak cukup satu orang, minimal 3 orang . Dengan tugas masing-masing 1 orang bertugas menarik uang dari ATM, satu orang bertugas mematikan aliran listrik dan satu orang sebagai pemantau keadaan.

langsung saja baca beritanya disini karena kalau saya beberkan disini nanti saya diciduk karena dianggap memberikan pelajaran tentang cara membobol ATM. Tapi jika anda malas membaca dari link lain bisa saya kutipkan disin, beritanya :

TEMPO.CO, Surabaya--Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya membongkar modus baru pembobolan ATM. Pelaku bisa mengeluarkan uang tanpa mengurangi saldo rekeningnya. Caranya dengan mencabut stop kontak mesin ATM.

Modus itu dilakukan oleh Rudi Hermawan, 34 tahun, warga Lampung Selatan. Pria yang tinggal di Tanggulangin, Sidoarjo ini tidak sendiri. Ia melakukannya bersama adiknya Irfan Yuza, 23 tahun dan sepupunya Vivit Candra, 34 tahun. "Ini modus baru yang hanya dilakukan kelompoknya Rudi saja," kata Kepala Unit Reserse Mobil Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Polisi Agung Pribadi pada Tempo, Senin, 8 Juli 2013.

Saat beraksi, pelaku terlebih dahulu menarik uang tunai dari rekening yang dimilikinya. Biasanya, dia melakukan penarikan tunai hingga batas maksimal. Setelah kartu ATM diambil, disusul dengan keluarnya uang, pelaku pun mematikan aliran listrik mesin.

Ketika aliran listrik kembali dinyalakan, Rudi menahan uangnya. Harusnya dalam kondisi demikian, uang akan otomatis kembali masuk ke dalam mesin. Tetapi, karena sudah ditahan, mesin langsung menutup tanpa disertai dengan uang. Saldo pun tak berubah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Farman mengatakan dari cara itu, Rudi cs berhasil membobol uang Rp 286 juta. Paling banyak adalah Bank BCA. Adapula bank-bank lain seperti Bank Permata, CIMB Niaga, Danamon, BRI dan lainnya.

Menurut Farman, komplotan Rudi sudah beraksi sejak satu tahun. Selama itu, mereka berpindah-pindah ATM. Tidak hanya di Surabaya tapi juga Sidoarjo, Jakarta, Yogyakarta dan Semarang. "Mereka memilih ATM yang memang minim pengamanan dan sepi," ujarnya.

Pengakuan Rudi, ia mendapatkan informasi tentang sistem mesin ATM dari laman pencari google. Namun, Farman mengaku tidak serta-merta mempercayainya. Ia curiga ada keterlibatan vendor ATM yang memberitahu kelemahan mesin ATM. "Mereka tingkat pendidikannya rendah, bisa jadi ada vendor ATM yang memberitahu," katanya.

Kasus ini terungkap dari kecurigaan Bank BCA. Pihaknya mendapati ketidaksesuaian antara jumlah uang dengan transaksi. Salah satu mesin ATM yang sering bobol adalah di Indomaret, Brebek, Sidoarjo. BCA pun melapor ke Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya.

Menurut Agung, polisi kemudian memancing pelaku dengan cara mempermudah akses ATM. Mereka juga memasang kamera CCTV dan nyanggong di lokasi. Benar saja, Rudi pun terperangkap. Dari Rudi, polisi lantas menangkap dua tersangka lainnya.

AGITA SUKMA LISTYANTI
Ingat, segala resiko anda tanggung sendiri. Dalam Islam pencuri dihukum potong tangan !

Anda tergiur ? Berdoalah sebagaimana doa Nabi shollallohu alaihi wasallam: “Dan aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran dan kekufuran.(HR. an-Nasa’i: 1/198 dan Ahmad dalam Musnad: 5/36, dishohihkan oleh al-Albani dalam Irwa’ul Gholil: 3/357)


HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger