Showing posts with label asam. Show all posts
Setelah beberapa hari merasakan keadaan otot kaki yang kadang mengencang semua, dan tak lama menyusul badan menggigil. Meski cuma beberapa jam setiap harinya dan hanya terjadi sehari sekali. Setelah reda demamnya badan terasa lemes, kepala nyut-nyutan.
Periksa ke dokter menjadi salah satu solusi bagi orang awam sepertiku. Dokter tidak langsung memvonis sakit ini itu, hanya mendiagnosa kalau itu gejala asam urat, cikunguya atau tipes. dan aku diberikan resep yang harus ditebus dan dikonsumsi, sambil menunggu reaksi dari obat yang diberikan.
Setelah obat habis dan tidak ada perubahan, periksa lagi dan diberi rujukan untuk cek darah. Setelah cek darah ternyata Salmonella Paratyphi AO +1/320 padahal normalnya adalah negatif.
Kuman Salmonella Typhi atau Salmonella Paratyphi adalah yang penyebab terjadinya tipes atau thypus selain ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis (keracunan
makanan) dan septikemia (tidak menyerang usus).
Tipes terjadi karena adanya infeksi
bakteri pada usus halus dan terkadang pada aliran darah yang
disebabkan oleh kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B
dan C,
Kuman tersebut masuk melalui saluran
pencernaan, setelah berkembang biak kemudian menembus dinding usus
menuju saluran limfa, masuk ke dalam pembuluh darah dalam waktu 24-72
jam. Kemudian dapat terjadi pembiakan di sistem retikuloendothelial dan
menyebar kembali ke pembuluh darah yang kemudian menimbulkan berbagai
gejala klinis.
Dalam masyarakat penyakit ini dikenal
dengan nama Tipes atau thypus, tetapi dalam dunia kedokteran disebut
TYPHOID FEVER atau Thypus abdominalis, karena berhubungan dengan usus
pada perut.
Kata dokter sih penyakit ini tidak terlalu parah, namun
sangat dapat menganggu aktifitas kita. Yang sangat dibutuhkan adalah
istirahat total selama beberapa minggu bahkan bulan. Bagi orang yang
sangat aktif, hal ini sangat menderita. Anda terasa tidak bisa apa-apa (
setidaknya ini yang saya rasakan saat ini).
Yang perlu diperhatikan pasca terkena
Tipes adalah pola makan yang benar. Misalnya harus lunak, ya terapkan
makan lunak sampai batas yang telah ditentukan dokter, kemudian makanan
yang berminyak, pedas (untungnya saya tidak suka makanan pedas), asam, spicy hindari . Kurangi kegiatan yang
terlalu menguras tenaga. Hanya satu yang agak berat dijalani, menghindari kopi, entahlah kopi seakan sudah menjadi bagian hidup, sehari tidak ngopi badan terasa lemas, tapi demi kesehatan sementara ini kopinya di stop dulu.
Obat untuk penyakit Types adalah antibiotika golongan Chloramphenikol,
Thiamphenikol, Ciprofloxacin dll yang diberikan selama 7 – 10 hari.
Lamanya pemberian antibiotika ini harus cukup sesuai resep yang dokter
berikan. Jangan dihentikan bila gejala demam atau lainnya sudah reda
selama 3-4 hari minum obat. Obat harus diminum sampai habis ( 7 – 10
hari ). Bila tidak, maka bakteri Tipes yang ada di dalam tubuh pasien
belum mati semua dan kelak akan kambuh kembali.
Menjaga kesehatan itu perlu, tapi kalau sudah sakit kita harus berobat. Untung sudah ikut program dari Prudential, sehingga bisa mengalihkan resiko yang timbul akibat sakit.

Orangtua kita seringkali menasehati tidak boleh tidur setelah makan. Apa sih sebabnya nasehat tersebut? Ketika perut kenyang kebanyakan orang akan merasa mengantuk dan tak jarang langsung tidur. Tak hanya bisa menimbun lemak, langsung tidur setelah makan bisa mengakibatkan hal buruk pada tubuh. Apa saja sih gan?
Dilansir dari Livestrong, berikut beberapa bahaya yang terjadi jika langsung tidur setelah makan, silahkan disimak :
1.Berat badan naik
Untuk menurunkan berat badan, tubuh kita harus membakar kalori lebih banyak dari kalori yang kita konsumsi. Makan larut malam sangat berbahaya karena bisa membuat tubuh menumpuk lemak lebih banyak. Jika Anda merasa lapar disaat malam hari, sebaiknya cobalah mengisi perut dengan makanan sehat seperti salad dan buah, bukan makanan tinggi kalori seperti kue atau pizza.
2.Rasa panas di dada
Pada awalnya berbaring setelah makan mungkin akan membuat Anda merasa baik, namun sementara tubuh kita beristirahat,sistem pencernaan akan bekerja keras
3.memicu terserang maag
Hal tersebut akibat dari tubuh kita mengalami kelebihan asam lambung hingga menimbulkan rasa panas yang menyebar di daerah perut serta tenggorokan.
4.Refluks asam
Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau refluks asam terjadi akibat dari katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup sepanjang jalan. Hal ini memungkinkan asam lambung untuk kembali ke tenggorokan, yang menyebabkan rasa seperti terbakar.
Dan yang lebih buruknya lagi, berbaring ke sisi kanan setelah makan dapat memperparah kondisi diatas.
5.Stroke
Berdasarkan hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan di University of Ioannina Medical School di Yunani, kebiasaan tidur setelah makan disinyalir juga mampu meningkatkan resiko terserang penyakit stroke.
2 resiko pemicu stroke akibat Habis Makan langsung tidur 1.Refluks asam yang terjadi bila kita segera tidur setelah makan mungkin meningkatkan terjadinya apnea tidur atau nafas terhenti selama tidur yang bisa menyebabkan serangan stroke.
2.Stroke bisa terjadi disebabkan oleh kerasnya kerja sistem pencernaan kita yang berdampak pada meningkatnya tekanan darah, kadar gula darah dan kolesterol yang nantinya bisa memicu terjadinya stroke.
Meskipun sudah ngantuk berat, namun sebaiknya tidur setelah 2 jam sesudah makan.
jauh sebelumnya Rasulullah sudah memperingatkan jangan tidur setelah makan
