Showing posts with label cerdas. Show all posts


Bahasa asing disini bisa diartikan bahasa daerah lain / bahasa pergaulan internasional, karena dalam mempelajari bahasa yang bukan bahasa ibu kita perlu apalagi jika kita tinggal bukan di daerah asal kita dan menggunakan bahasa sehari-hari yang berbeda ... contoh jika kita orang jawa, terus disuruh / dapat kerja di papua atau di kalimantan atau bahkan di rusia ... tentu tidak semua orang mengerti bahasa kita, maka alangkah lebih baiknya daripada menyuruh mereka belajar bahasa kita mending kita lah yang belajar bahasa mereka.

Untuk itu mungkin tips-tips berikut ini bisa diterapkan agar kita bisa lebih cepat menguasai bahasa mereka.

1. Nggak Ada yg Namanya “Instant Learning”

Pertama, pahami dan tanamkan dulu pernyataan berikut ini:

“Tidak mungkin belajar bahasa dengan cara instan, berharap semua bisa dipelajari dalam waktu yg relatif singkat dan dapat dibilang cakap.”

Segala sesuatu membutuhkan proses, termasuk belajar bahasa. Jadi bila ada yang menawarkan sukses berbahasa Asing dalam waktu seminggu, hmm.. perlu dibuktikan terlebih dahulu tuh kebenarannya.

2. Integrasikan dengan Minat dan Kesukaan Kita

Bila kita mengerjakan sesuatu yg kita sukai atau minati, akan jauh lebih membuahkan hasil yg baik ketimbang mengerjakan sesuatu yg nyata-nyata kita benci. Bila ada kekurangsukaan terhadap Bahasa Asing tersebut, cobalah untuk mengintegrasikannya / menghubungkannya sebisa mungkin dengan hobi atau ketertarikan kita.

Contoh:

• Bila senang menyanyi (apalagi lagu barat), cobalah untuk mencari liriknya dan mengartikan semua kata-katanya. Jika kita paham isi dan maksud sebuah lagu, tentu kita akan dapat lebih memaknai dan menghayati lagu tersebut di saat kita sedang membawakannya (which is hal yg baik, bukan?).

• Bila senang membaca novel, cobalah utk mencari novel-novel berbahasa asing yang sederhana dan mudah dipahami. Pada novel tipe ini biasanya ada keterangan "abridged" atau "simplified" (= sudah diperpendek/dipermudah agar isinya lebih bisa dipahami). Bisa juga dimulai dengan membaca novel yang ceritanya sudah kita ketahui di luar kepala, sehingga kita bisa mengetahui bentuk pemaparan lain dari cerita tersebut (dalam kasus ini, bila dituangkan dalam bentuk novel).

• Bila senang menonton film barat di TV atau bioskop, cobalah untuk memprediksi dialog yg akan diucapkan tokoh sesaat setelah kita membaca subtitle-nya. Kalau Anda penikmat DVD, pilihlah DVD dengan kualitas subtitle yang baik, biasanya terdapat fitur English for the hearing-impaired (Bahasa Inggris bagi orang yg memiliki gangguan pendengaran) yang keakuratannya terjamin. So, mulai hari ini, cobalah DVD yang akan Anda beli dengan meminta penjualnya menampilkan subtitle Asing sesuai dengan bahasa yang ingin dipelajari.

3. Bersahabatlah dengan Kamus

Hilangkan rasa malas untuk ‘berkonsultasi’ dengan kamus. Saat hendak menggunakan kamus, pastikan bahwa Anda mengetahui pasti cara menggunakan kamus yg baik. Tiap kamus pasti menyediakan petunjuk penggunaannya, yang justru seringkali di-skip banyak orang.

Saat sedang mencari arti sebuah kata, beberapa orang cenderung berhenti di saat mereka sudah menemukan satu entri sebagai arti dari kata tersebut. Nah, ini tindakan yang salah! Padahal, sebuah kata bisa saja terdiri dari beberapa entri, yang masing-masingnya memiliki arti yang berbeda ketika digunakan sesuai konteks. Untuk memperjelas konteks, biasanya akan ada contoh kalimat di dalamnya. Kamus dengan contoh kalimat inilah salah satu contoh kamus yg baik. Syukur-syukur bila ada simbol fonetik-nya juga (untuk pelafalan atau pronunciation).

Contoh (bila hanya mengandalkan entri pertama):

Bila kita ingin mencari arti “Good morning” dan mulai mencari arti kata “good” dan “morning”, bisa jadi kita akan menerjemahkannya sebagai “Pagi yg baik”, bukanlah “Selamat pagi”. Mengapa? Itu dikarenakan kita hanya mengandalkan entri pertama pada kamus, dimana “good” berarti “baik”.

4. Hapalkan Setidaknya 5 (Lima) Kata Baru per Hari

Kapan terakhir Anda menghafal? Semasa SMA atau kuliah dulu?
Jika serius ingin belajar Bahasa asing, maka inilah waktunya bagi kita untuk kembali mengasah kinerja otak.

Tidak sulit kok melakukan hal ini, tetapi mutlak butuh keseriusan. Ada banyak cara, bisa Anda temukan sendiri, baik dari Indonesia ke bahasa asing lainnya, maupun sebaliknya. Berikut saya paparkan beberapa contoh:

Indonesia ke Bahasa Asing
Pikirkan 5 kata dalam Bahasa Indonesia yang Anda belum tahu artinya dalam Bahasa asing tersebut. Cari di kamus arti kata tersebut dan catatlah. Bila ada beberapa arti, pelajari konteks dari masing-masingnya. Ini bisa dilihat dari penggunaan dalam kalimat.

Bahasa Asing ke Indonesia
Saat melihat surat kabar, TV, atau majalah, pasti ada istilah bahasa bahasa asing yang kita temui. Sama seperti di atas, cari artinya dari kamus, catat, dan ingat baik-baik.

Oya, penghapalan dilakukan sesering mungkin dalam sehari, jangan hanya satu kali dalam sekali waktu.
Misalnya, bila di pagi hari kita sudah hapal, review lagi di siang harinya, lalu sore, dan juga malamnya.
Saat melanjutkan dengan kata baru keesokan harinya, review lagi 5 kata yang sudah dihapalkan di hari sebelumnya.

5. Buat Catatan Sesering Mungkin

Erat kaitannya dengan tip sebelumnya. Kapanpun dan dimanapun, kita bisa menemukan kata yg bisa kita hapal. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mencatatnya, untuk kemudian kita cari tahu artinya ketika kita berjumpa lagi dgn kamus. Lupakan cara konvensional membawa buku catatan dan pensil/pulpen. Think simple, gunakan saja ponsel, yang notabene memang lebih sering kita bawa, ‘kan? Hanya butuh waktu sekejap untuk mengetik kata via SMS dan menyimpannya di draft Message.

6. Percaya Dirilah dan Terbukalah terhadap Kritik

Pandangan skeptis sebagian orang yg masih menganggap bahwa bila berbahasa Asing masih dianggap sebagai gaya-gayaan hanya akan membuat kita tidak maju. Belajar adalah hal yang baik dan berguna, mengapa juga kita harus tidak melakukannya hanya karena orang lain berpendapat lain? Toh pendapat mereka justru tidak membawa dampak positif bagi kita.

Jangan ragu utk menulis, membaca, mendengar dan berbicara dalam Bahasa asing, dan berlapangdadalah terhadap segala kritik membangun, jika memang bisa memberikan masukan yang lebih baik lagi. Kalau dikomentari ‘Ah, sok Bule!’, cuekin aja. Toh kita juga nggak ngerugiin mereka kan?

7. Berlatihlah!

Apalah artinya belajar tanpa adanya latihan? Berlatihlah! Semakin Anda sering berlatih, maka semakin terbiasa pula.
Agar tambah semangat, ajaklah beberapa teman untuk bersama-sama melakukan berbagai aktivitas dalam Bahasa asing.

Contoh:

Mengerjakan soal dari buku latihan dan membahasnya bersama, berkomunikasi hal-hal ringan (melatih kemampuan speaking dan listening), menulis puisi/lirik lagu/cerpen (writing), membaca teks/artikel/bacaan dari media yg berbahasa asing dengan cara disuarakan (disebut reading aloud, melatih reading), menulis kembali lirik lagu yg sedang didengarkan (listening).

Demikian tips-tips dari saya semoga bermanfaat.

Membaca judul diatas pasti banyak yang tidak setuju, apalagi karena merasa pendidikan itu sangat penting.

Namun sebelum protes berkepanjangan, baca pelan - pelan dan resapi apa maksud judul diatas dan coba renungkan fakta bahwa semua aspek di alam semesta ini tunduk pada hukum universal, salah satu diantaranya adalah hukum fisika.

Kalau kita melompat, maka kita akan jatuh. Kalau kita berjalan lebih cepat, maka waktu perjalanan agan akan semakin singkat. Hukum fisika yang sama juga berlaku pada cara kita menjalani hidup.

Anda tidak percaya ?




Kemudian kita korelasikan dengan idiom-idiom bijak yang umum kita dengar:
"Knowledge is power"
"Time is money"


Maka dapat di rumuskan





Dengan variabel baru tersebut dapat dilakukan substitusi pada rumus awal, sehingga menjadi ekuivalen dengan:


Kemudian kita fokuskan kalkulasi kita ke tujuan primer dalam sosial, yaitu uang (money). Maka, rumus tersebut dapat dikali silang menjadi:

Logika matematika sederhana mengatakan semakin kecil penyebut maka semakin besar hasilnya.
Dalam rumus di atas,
Work : Pembilang
Knowledge : Penyebut
Money : Hasil



Karena untuk mendapatkan hasil yang makimal agan harus mengurangi penyebut, maka untuk mendapatkan uang yang maksimal, agan harus mengurangi pengetahuan agan.

Singkat kata, semakin agan bodoh.... semakin agan kaya!

bukti orang bodoh ... selalu membagikan harta yang didapatnya kepada orang lain alias sedekah, dan sedekah adalah pintu rejeki. Jadi semakin anda Bodoh dengan memberi sedekah maka akan semakin kaya anda, tidak percaya ? buktikan saja.

Sebenarnya, hasil (money) yang maksimal juga bisa di dapatkan dengan menaikan pembilang (work). Namun pilihan yang pertama cenderung lebih mudah

atau mau kaya dengan cara singkat ?



Siapa yang tak kenal dengan rumus E = mc² yang dikeluarkan oleh salah satu manusia jenius di dunia Albert Einstein ? Hampir semua yang pernah mengenyam pendidikan sekolah menengah rata-rata telah mengetahui rumus tersebut. Akan tetapi di bangku sekolah rumus itu di kenalkan dalam pelajaran IPA / Sains. Sekarang kita coba implementasikan rumus tersebut dalam dunia bisnis / ekonomi.

Dalam dunia komunikasi, rumus E = mc² merupakan singkatan dari “E (Every Company) = (is based on) (M (Media) x C (Company))²”. Media sosial menjadi salah satu faktor penentu, bagaimana citra perusahaan dapat terbentuk. Kini media sosial telah menjadi bagian dari gaya hidup, sejalan dengan hal tersebut, keberadaan konsumen Indonesia di dunia maya memang demikian substansial.

Masyarakat Indonesia telah menjadikan media sosial sebagai bagian dari gaya hidup dalam berbagi informasi, interaksi, dan juga diskusi antar komunitasnya. Karena itu, hal tersebut turut mengubah perilaku konsumen dalam berhubungan dengan sebuah brand. Interaksi yang awalnya bersifat vertikal menjadi horizontal; dari awalnya satu arah menjadi dua arah; dari yang awalnya “one to many” menjadi “many to many”; dari awalnya “broadcasting” menjadi “engagement” dan “permission-based” . Melalui perubahan-perubahan tersebut, maka pendekatan kepada konsumen pun juga harus kita ubah, salah satunya melalui pemanfaatan media sosial yang menitikberatkan pada bagaimana menciptakan komunikasi dan engagement dengan konsumen.

Hasil studi yang digagas sebuah perusahaan konsultan komunikasi global Burson-Marsteller menyatakan, sebanyak 80 persen perusahaan di Asia yang terdaftar di The Wall Street Journal’s Asia 200 Index telah memiliki akun di sosial media. Angka ini meningkat 40 persen dibandingkan tahun lalu. Tercatat, 84 persen dari perusahaan tersebut menggunakan kanal sosial media untuk pemasaran dan komunikasi korporasinya. Karena itu penting untuk menerapkan E=mc² bagi perusahaan anda. Kunci dari menariknya sebuah pemasaran dan juga komunikasi korporasi di social media adalah konten. Semakin menarik konten, maka semakin banyak yang akan melihat dan mengikuti akun social media anda. Konten yang menarik terdiri dari konten yang informatif, kontroversial dan juga yang membuat audiencenya penasaran. Pilihannya? ada di tangan anda.

Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menerapkan E=mc² bagi social media perusahaan anda :
1. Jika anda memiliki dan mengelola akun bisnis anda, maka analisa dan buat siapa target audience anda secara spesifik, cari tahu apa yang disenangi oleh target audience anda.
2. Adanya interaksi “dua-arah” dengan men-tag akun social media influencer, atau melakukan respon terhadap isu atau berita yang relevan dengan bisnis anda.
3. Melakukan update berita mengenai perusahaan anda dan juga menjadikan media “promosi” bagi event/program yang sedang anda jalankan.
4. Menciptakan “intimacy” kepada influencer dan juga media, dengan memberikan ucapan selamat atas keberhasilan dan kebahagiaan (ulang tahun, pernikahan) melalui social media, atas nama perusahaan.
5. Memberikan tips atau knowledge sharing melalui akun social media anda. Ciptakan konten yang membuat orang lain tertarik untuk berbagi informasi anda.

Kekuatan social media marketing berujung pada suara/opini konsumen sebagai core power dan pusat gravity. Apabila suatu brand mampu berinteraksi didalamnya kemudian memasarkan suatu produk dan banyak dibicarakan hal-hal positif pada social media, maka dapat terbentuk opini positif yang berujung pada terwujudnya strategi marketing.

Seperti biasa ... namanya anak-anak pasti suka bertanya, tentang apa saja ... bahkan bisa dibilang comel ... begitu juga dengan anakku yang memang untuk anak seusianya lagi suka bertanya. Begitu juga mungkin dengan anak-anak anda. Pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan sering diluar kontrol dan terkesan asal njeplak, Jadi waspadalah ... waspadalah ... waspadalah !

Ada beberapa pertanyaan yang jika dijawab dengan asal jawab bisa mengakibatkan suatu hal yang fatal dan berbahaya bagi anak ke depannya. Jadi meskipun kadang kita kelabakan dengan pertanyaan tersebut usahakan menjawab dengan benar, saat sebuah jawaban terlontar dari seorang ibu ataupun bapak, disitulah mindset sang anak tertanam. Maka berrati-hati kalau menjawab pertanyaan anak kecil. Apalagi kalau pertanyaannya tentang Tuhan.

Saat anak bertanya kepada orang tua tentang Tuhan ??? Menurut saya itu adalah saat – saat yang sangat genting! Kenapa menurut sangat genting ? karena sekali salah atau melenceng sedikit jawaban orang tua, maka pemhaman anak kecil tentang Tuhan akan salah selama dia belom menerima tamparan kerasa bahwa yang dipahaminya salah.

Beginilah pertanyaan-pertanyaan polos seorang anak kecil yang biasanya dia tanyakan kepada orang tuanya tentang Tuhan. Diharapkan anda dapat meniru atau kalaupun ingin memodif jawaban anda, tidak melenceng dari cara menjawab yang benar, Karena masuk akal, tidak membohongi, dan berlandaskan ayat Al-Quran dan Hadits.

1. Tuhan itu apa sih ?
Nak, Tuhan itu Yang Menciptakan segala-galanya. Langit, bumi, laut, sungai, batu, kucing, cicak, kodok, burung, semuanya, termasuk menciptakan nenek, kakek, ayah, ibu, juga kamu.


2. Tuhan itu kaya apa sih ?
jangan sampai kita menjawab
Bentuk Tuhan itu seperti anu ..ini..atau itu….
karena jawaban ini sangat menyesatkan
JAwablah dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis
Adek tahu ‘kan, bentuk sungai, batu, kucing, kambing,..semuanya.. nah, bentuk Tuhan itu tidak sama dengan apa pun yang pernah kamu lihat. Sebut saja bentuk apa pun, bentuk Tuhan itu tidak sama dengan apa yang akan kamu sebutkan


Jawaban ini berlandaskan pada QS. Asy-Syura ayat 11 yang artinya
[Dia] Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan [pula], dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.


3. Tuhan itu ada dimana ?
Jangan menjawab seperti ini :
Tuhan itu ada di atas..di langit..atau di surga atau di Arsy

Jawaban seperti ini menyesatkan logika anak karena di luar angkasa tidak ada arah mata angin atas-bawah-kiri-kanan-depan-belakang. Lalu jika Tuhan ada di langit, apakah di bumi Tuhan tidak ada? Jika dikatakan di surga, berarti lebih besar surga daripada Tuhan…berarti prinsip Allahu Akbar itu bohong?
memang ada ayat yang mengatakan bahwa
Dia bersemayam di atas ’Arsy
. <– Ayat ini adalah ayat mutasyabihat, yaitu ayat yang wajib dibelokkan tafsirnya. Kalau dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal makna denotatif dan konotatif, nah.. ayat mutasyabihat ini tergolong makna yang konotatif.

Atau menjawab :
Tuhan itu ada di mana-mana

Karena dengan jawaban seperti ini dikhawatirkan anak akan otomatis berpikiran Tuhan itu banyak dan terbagi-bagi, seperti para freemason atau politeis Yunani Kuno.

Tapi jawablah dengan :
Nak, Tuhan itu dekat dengan kita. Tuhan itu selalu ada di hati setiap orang yang saleh, termasuk di hati kamu, Sayang. Jadi, Tuhan selalu ada bersamamu di mana pun kamu berada

Dalam sebuah hadits disebutkan “ Qalbun mukmin baitullah “, Hati seorang mukmin itu istana Allah.”
Dalam Alqur`an juga banyak diantaranya dalam QS. Al Baqarah ayat 115
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah.


Juga dalam QS. Al Baqarah ayat 186
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat


Dalam Q.S. Al-Hadiid ayat 4 juga ada
Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.


Agar anak semakin yakin bisa ditambahin dengan
Tuhan sering lho bicara sama kita..misalnya, kalau kamu teringat untuk bantu Ibu dan Ayah, tidak berantem sama kakak, adek atau teman, tidak malas belajar, tidak susah disuruh makan,..nah, itulah bisikan Tuhan untukmu, Sayang


sesuai dengan janji Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 213
Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus


4. Kenapa sih kita haru menyembah Allah ?
Seringkali kita mendengar para orang tua menjawab
Karena kalau kamu tidak menyembah Tuhan, kamu akan dimasukkan ke neraka. Kalau kamu menyembah Tuhan, kamu akan dimasukkan ke surga


Jawaban seperti ini akan membuat anak selalu memiliki pamrih atas segala sesuatu, pamrih dalam beribadah kepada Tuhan, bahkan menjadi benih syirik halus (khafi). Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang menjadi ateis karena menurut akal mereka:
“Masak sama Tuhan kayak dagang aja! Yang namanya Tuhan itu berarti butuh penyembahan! Tuhan kayak anak kecil aja, kalau diturutin maunya, surga; kalau gak diturutin, neraka!!“


Orang yang menyembah surga, ia mendambakan kenikmatannya, bukan mengharap Penciptanya. Orang yang menyembah neraka, ia takut kepada neraka, bukan takut kepada Penciptanya ( Syaikh Abdul Qodir Jailani)
Jawablah dengan lemah lembut :
Nak, kita menyembah Tuhan sebagai wujud bersyukur karena Tuhan telah memberikan banyak kebaikan dan kemudahan buat kita. Contohnya, Adek sekarang bisa bernapas menghirup udara bebas, gratis lagi.. kalau mesti bayar, ‘kan Ayah sama Ibu gak akan bisa bayar. Di sungai banyak ikan yang bisa kita pancing untuk makan, atau untuk dijadikan ikan hias di akuarium.
Semua untuk kesenangan kita.
Kalau Adek gak nyembah Tuhan, Adek yang rugi, bukan Tuhan. Misalnya, kalau Adek gak nurut sama ibu-bapak guru di sekolah, Adek sendiri yang rugi, nilai Adek jadi jelek. Isi rapor jadi kebakaran semua. Ibu-bapak guru tetap saja guru, biar pun kamu dan teman-temanmu gak nurut sama ibu-bapak guru.


Dalam Q.S. Al-Ankabut ayat 6 disebutkan
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya [tidak memerlukan sesuatu] dari semesta alam.

Katakan juga pada anak kita:
“Adek mulai sekarang harus belajar cinta sama Tuhan, lebih daripada cinta sama Ayah-Ibu, ya?!”
“Kenapa, Bu?”
“Karena suatu hari Ayah sama Ibu bisa meninggal dunia, sedangkan Tuhan tidak pernah mati. Nah, kalau suatu hari Ayah atau Ibu meninggal, kamu tidak boleh merasa kesepian karena Tuhan selalu ada untuk kamu.”
“Nanti, Tuhan juga akan mendatangkan orang-orang baik yang sayang sama Adek seperti sayangnya Ayah sama Ibu. Misalnya, Paman, Bibi, atau para tetangga yang baik hati, juga teman-temanmu.”
“Dan mulai sekarang rajin-rajin belajar Iqra supaya nanti bisa mengaji Quran. Mengaji Quran artinya kita berbicara sama Tuhan. “
* Kesalahan orang tua muslim masa kini adalah lebih sibuk mencarikan les-les bahasa Inggris, matematika, atau piano. Mereka bangga anaknya sudah bisa bahasa Inggris atau nilai matematikanya bagus. Mereka tidak prihatin atau sedih kalau anak-anaknya belum mengenal huruf-huruf hijaiyyah..huruf-huruf yang mengantarkan anak-anak juga orang tuanya pada keridaan dan kasih sayang Tuhan di dunia dan di akhirat.

Yuk kita bersama-sama mendidik anak-anak kita, calon penerus generasi sekarang bersama-sama demi terbentuknya generasi tauhidi yang cerdas akal dan imannya

HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger