Showing posts with label dunia. Show all posts


Sebagai manusia yang berstatus makhluk sosial, tentu kita suatu saat merasa perlu untuk memiliki paspor. Entah untuk sekedar jalan-jalan, karena tugas dari kantor, atau untuk keperluan beribadah.

Namun kadangkala kita merasa enggan berurusan dengan birokrasi yang kadang membuat kita merasa capek dan terbuang waktunya. Akhirnya menggunakan jasa calo untuk mengurus paspor kita.

Harga paspor melalui calo berkisar antara Rp. 500.000 sampai Rp. 1.000.000. Padahal jika kita mengurus sendiri hanya Rp. 270.000 saja untuk paspor 24 halaman.

Jika merasa ribet dengan pembuatan paspor dengan cara datang langsung, maka sekarang kita bisa membuat paspor secara online. Meski tetap saja kita harus datang ke kantor imigrasi untuk beberapa keperluan.

Berikut ini langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat paspor secara online :

1. Buka Website Kantor Imigrasi Republik Indonesia
2. Siapkan data berikut sebagai persyaratan membuat paspor
    a. Akte Kelahiran
    b. KTP
    c. Kartu Keluarga
    d. Ijazah Terakhir
    e. Surat Nikah (tentunya buat yang sudah menikah)
3. Scan dan upload dokumen tersebut, kemudian isi formulir pengajuan pembuatan paspor. Cara pengisian formulir bisa dilihat disini. Setelah selesai klik simpan dan kemudian print out hasilnya, sebagai bukti sudah melakukan pendaftaran secara online.
4. Antarkan bukti pendaftaran online tersebut, kemudian antri menunggu panggilan sekitar 15 menit. Kemudian diberi bukti untuk pengambilan photo, sekitar 2 minggu kemudian.
5. Pada saat pengambilan photo, anda harus membayar biaya administrasi pembuatan paspor sebesar Rp. 270.000 untuk paspor 24 halaman.
6. Kemudian antri untuk pengambiilan sidik jari. Sekitar setengah hari kita menunggu sampai nama kita dipanggil untuk sidik jari.
7. Setelah proses pengambilan sidik jari selesai, tak sampai 10 menit kemudian pasporpun sudah jadi.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita

 Gotong royong sudah semakin langka di saat sekarang. Sebagian besar sudah berfikir ... buat apa kerja bhakti ? kerja di bayar saja masih kurang buat bikin dapur tetap ngebul.

Dulu, saat kita duduk-duduk di taman seringkali kita diajak kenalan oleh orang asing, akhirnya ngobrol ngalor-ngidul, ternyata ujung-ujungnya masih satu garis keturunan. Sekarang, duduk di taman sambil pegang HP / Netbook cengar-cengir sendiri update status di media sosial.

Pergeseran manusia sebagai makhluk sosial ke makhluk media sosial sudah di ramalkan oleh Albert Einstein, beliau mengatakan seperti ini : "Aku takut pada hari dimana teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi yang idiot" Dan ketakutan Albert Einstein ini terbukti sekarang-sekarang ini ... dengan hadirnya generasi GALAU. yang tiap menit selalu update status baik di Facebook, Twitter dan berbagai media sosial lain, yang semakin lama semakin bertambah marak.
Marilah sejenak kita kembali ke dunia nyata kita ... jangan selalu berkutat di dunia maya. Memang dengan adanya media sosial, kita bisa menemukan ratusan teman kecil kita yang terpisah oleh jarak dan waktu. Sekarang sudah bisa menyambung tali silaturahmi lagi. Tapi seberapa banyak orang disekililing kita yang kita kenal ? Kita mengenal orang yang jauh di sana, tapi tetangga kita sendiripun kita tidak mengenalnya karena kita terlalu sibuk dengan media sosial.
Tugas manusia seharusnya dipermudah oleh adanya teknologi, tapi tidak berarti tugas itu dilepaskan karena adanya teknologi. Gunakan teknologi dengan cerdas. Jadikan teknologi sebagai budak kita, bukan kita sebagai budak teknologi. Sehingga kita tidak seperti generasi yang idiot.

Kita tidak bisa gotong royong membersihkan got, saluran air hanya dengan update status, tapi kita harus turun singsingkan lengan baju, bersama warga yang lain di dunia nyata baru bersih itu got.

Mari kembali menjadi makhluk sosial bukan menjadi makhluk media sosial.


Belanja online saat ini sudah umu dilakukan. Karena kepraktisannya dan semakin terbatasnya waktu karena kesibukan. Mungkin saat ini orang berburu barang secara online hanya untuk membeli elektronik, gadget, komputer, baju. Tapi tidak menutup kemungkinan beberapa bulan lagi banyak yang membeli nasi uduk secara online.

Enaknya belanja online, anda hanya perlu terhubung ke internet saja. Tak perlu berpanas-panas keluar rumah, berdesak-desakan di angkot, ngantri di kasir seperti ngantri sembako. Cukup duduk depan monitor yang terhubung internet, lalu klak-klik, negosiasi, transfer, dan tinggal tunggu barang yang dibeli nyampai di rumah. Tak perduli anda berada di Desa Sitanggal, sementara penjual ada di Irian atau bahkan di Afrika.

Di dunia nyata pedagang yang tidak jujur banyak padahal sudah face-to-face, di dunia maya juga sama. Karena kejujuran itu tergantung pada individunya bukan sarananya. Risiko terbesar adalah anda menjadi korban penipuan saat transaksi belanja online. Modusnya macam-macam, ada yang menggunakan gambar orang lain untuk barang yang ditawarkan, ada yang menggunakan alamat dan nomor rekening palsu lalu setelah uang dikirim barang tidak dikirim. Ada juga yang model mempermainkan pembeli dengan melibatkan pihak ketiga seolah-olah kita salah transfer uang ke suatu rekening dan diminta untuk transfer dulu sebelum uang tersebut dikembalikan, dan sebagainya.

Nah, sebenarnya semuanya bisa kita antisipasi asalkan kita tetap hati-hati, tetap menggunakan akal sehat saat bertransaksi, dan mencari refensi sebanyak-banyaknya tentang penjual. Jika perlu dilacak dulu keberadaannya sampai di darat. Nah apabila memang tindakan antisipasi sudah dilakukan tetapi tetap saja tertipu, berikut ini ada cara yang bisa ditempuh meskipun tidak menjamin 100% uang bisa kembali.

Satu-satunya cara yang saat ini dianggap paling efektif adalah dengan BLOKIR REKENING Penipu.

Apabila anda tertipu, dan sudah yakin tertipu (pastikan benar-benar sudah terbukti bahwa anda tertipu), lakukan hal berikut untuk proses blokir rekening.
1. Pergi ke kantor Polisi, minta buat surat BAP laporan korban penipuan. Juga minta SKCK.
2. Pergi Bank rekening penipu (misal BCA, Mandiri atau lainnya), Ke Costumer Service untuk minta pemblokiran, dengan membawa dokumen berikut:
- surat BAP laporan penipuan dari polisi.
- Print Out transaksi pada situs atau forum jual beli tersebut (beserta bukti-bukti lain)
-  SKCK (biasanya diminta)
-  Kartu Keluarga Asli
-  Bawa materai untuk formulir laporan dsb (bawa 3 lembar materai 6.000)
-  TS bawa Pengacara (kalau perlu)

Nah setelah proses blokir rekening dikabulkan,Penipu tidak akan bisa menarik uang dari rekening tersebut ataupun lain-lainnya kecuali ada pencabutan blokir rekening dari Anda.

Jika blokir rekening tidak membuat jera Penipu, bawa kasus nya ke Pengadilan (penjara)

Untuk meminimalisir kemungkinan menjadi korban penipuan jual beli online, cocokan data penjual dengan modal nomer HP penjual dengan lokasi tokonya. Caranya ? klik disini terus masukkan nomer HP pedagang. nanti bisa ketahuan di mana nomer tersebut di daftarkan. Untuk lebih amannya lagi pilih toko online yang menggunakan fix number yang biasanya di keluarkan oleh PT. TELKOM.

Selamat berbelanja Online dengan tetap waspada

Bang Haji Rhoma Irama salah satu fenomena dunia musik Indonesia terutama dangdut, dalam syairnya yang berjudul terserah kita mengatakan :

Kalau mau melacur,  harus pakai uang
Kalau mau berjudi, harus pakai uang
Mau mabuk-mabukan, harus pakai uang
Mau haram-haraman,  harus pakai uang
Ternyata jalan ke neraka mahal harganya
Walaupun mahal anehnya banyak yang suka

Melaksanakan zakat hanya bagi yang mampu
Melaksanakan haji hanya bagi yang mampu
Mengerjakan sembahyang tidak usah membayar
Mengerjakan puasa tidak usah membayar
Ternyata jalan yang ke surga murah harganya
Walaupun murah anehnya banyak yang ogah

Kalau nanti ada yang masuk ke surga
Itu karena dia memang berusaha
Kalau nanti ada yang masuk neraka
Bukan karena Tuhan tak sayang hamba-Nya
Semua terserah kita
Intinya untuk berbuat maksiat kita harus mengeluarkan uang, sedangkan untuk mengerjakan amal sholeh kita tidak perlu mengeluarkan uang. Meskipun begitu banyak orang yang senang berbuat maksiat dengan menghabiskan uangnya dari pada beramal sholeh yang justru menghasilkan uang.

Lho kok beramal sholeh menghasilkan uang ?
Rasulullah dalam sebuah haditsnya mengatakan bahwa:
 “Sesungguhnya yang paling berhak untuk kalian ambil adalah upah mengajarkan kitabullah” (HR. Bukhari)
Maka dengan berdasarkan hadits itu kita berhak menerima uang hanya dengan mengajarkan Kitabullah kepada sesama. Jadi dunia akhirat kita bisa dapatkan. Di dunia kita butuh materi atau uang sedangkan untuk kehidupan di akhirat nanti kita butuh amal sholeh kita.

Jadi dengan menjadi ustadz kita akan mendapatkan dua hal tersebut diatas, sehingga tidak heran jika sekarang banyak yang menjadikan ustadz sebagai profesi, pekerjaan profesional. Tentu hal ini sangat menggembirakan karena stigma bahwa ustadz itu kere, miskin, tidak bisa punya mobil perlahan-lahan akan sirna.

Jadi buat yang masih menganggur namun memiliki kemampuan berbicara di depan umum, bisa lah memulai berkarier sebagai ustadz. Jangan karena menganggur terus jadi sering minum anggur, mabuk-mabukan yang justru menghabiskan uang. Tetapi jadilah ustadz, sehingga akan dikenal orang banyak seperti artis,memiliki rumah mewah, harta berlimpah, sehingga bisa sering-sering menginjakkan kaki di Mekkah untuk Umrah.

Profesi menjadi ustadz bisa dibilang tanpa modal, cukup pengetahuan Islam seadanya, hafal beberapa ayat Al Quran, mampu memadukan antara Ilmu dan humor, ditambah wajah yang bersih dan kelihatan bercahaya. Maka berpotensi sekali ceramah menghasilkan puluhan juta.

Kenapa cukup dengan pengetahuan Islam seadanya ? Karena sangat jarang penceramah yang mengisi ceramahnya dengan bahasan nahi munkar, kalau ustadz-ustadz FPI mungkin ambil dalam segmen ini. Tapi kebanyakan ustadz hanya amar ma`ruf dengan dipenuhi unsur humor, unsur agamanya justru sedikit. Amar ma`ruf tidak akan membuat orang marah, tapi kalau nahi munkar bersiaplah diperangi.

Siap jadi ustadz berpenghasilan puluhan juta ? Sering-seringlah melakukan facial, bergaul dengan orang-orang terkenal, setiap obrolan diselingi humor dan ilmu agama cukup sedikit saja cukup, berusaha menjalin relasi dengan wartawan infotainment. dan bersiaplah untuk terkenal.

 

Ingin Umat Islam menguasai dunia, seperti yang kita baca lewat buku-buku sejarah bahwa zaman dahulu yang menguasai dunia adalah orang-orang Islam. Baik di bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, militer, dan lain sebagainya. Sehingga bisa dikatakan bahwa penguasa dunia zaman dahulu adalah Islam. Kemungkinan ke arah itu sangat besar mengingat mayoritas manusia dimuka bumi ini memeluk agama yang dibawa dan disebarluaskan oleh Muhammad SAW. Untuk menguasai dunia, setidaknya kita harus menguasai perekonomian terlebih dahulu.

Mengapa umat Islam yang jumlahnya melebihi 1,5 miliar jiwa kalah maju oleh Yahudi yang hanya 14 juta orang? Ramadhan saat ini harus dijadikan momentum umat Islam untuk bangkit dan mempersiapkan diri guna menyambut pergeseran arus ekonomi dunia dari Eropa ke Asia.

Indonesia, adalah negara dengan pendukuk Islam terbanyak di dunia. Ironisnya, kehidupan sebagian besar dari mereka masih sangat tertatih-tatih. Sebagian malah ada yang sangat terbelakang. Bergesernya arus ekonimi dunia ke Asia adalah kesempatan untuk mengubah kondisi buruk itu. Dalam persoalan ekonomi, harus diakui umat Islam yang mayoritas ini kalah oleh non muslim. Tapi, tidak perlu menyalahkan siapa-siapa. Kitalah selaku muslim yang harus hijrah, segera dan secepatnya berbenah diri.

Bagaimana agar umat Islam menjadi maju dan menguasai ekonomi dunia?

1. Menggabungkan niat dan semangat untuk bekerja luar biasa.
Bahwa dalam diri seseorang tersimpan potensi yang luar biasa besarnya. Karena menyimpan potensi luar biasa, maka manusia yang biasa-biasa saja harus bisa bekerja luar biasa. Hasilkan ide-ide kreatif agar ekonomi berputar kencang minimal di daerah kita sendiri.

2. Memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusianya(SDM).
Jika mau jujur, harus diakui, bahwa SDM umat Islam masih kalah jauh dengan umat lain. Kita (umat Islam) kalah ulet, kalah pintar, dan kalah spirit dengan umat non-muslim. Kita gampang menyerah. Padahal, Allah, Tuhan Yang Maha Esa telah mengingatkan, bahwa maju atau tidaknya seseorang, bergantung usahanya sendiri (QS 13 : 11).


Terkait upaya meningkatkan kualitas SDM ini, belajarlah untuk berbahasa Mandarin. Mengapa Mandarin? Kalau bahasa Inggris sudah biasa, bahasa Arab juga sudah biasa. Hampir setiap hari kita gunakan bahasa Arab. Mulai bangun tidur hingga tidur kembali. Tapi, kalau Mandarin, belum biasa. Karena tidak lama lagi, Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya akan menjadi sentral kekuatan ekonomi dunia. Dan, saat ini, kenyataan itu telah tiba di Indonesia. Tidak ada lagi pembatas antar negara saat ini. Orang Singapura bisa pindah kantor dua kali dalam sehari. Siang di Indonesia, sore balik ke Singapura. Jadi kalau kita tidak meningkatkan kualitas SDM sekarang, umat Islam yang mayoritas ini hanya akan menjadi penonton.

Mengutip sebuah sumber, hanya ada 230 sarjana Muslim dari setiap sejuta orang Islam. Sementara ada 5.000 sarjana dari setiap sejuta orang Amerika dan dari setiap 1 juta masyarakat Amerika, ada 1000 orang teknisi. Di negara-negara Muslim hanya memiliki 50 orang per 1 juta orang teknisi. Begitu besar perbedaannya.

3. Jaga amanah. 
Kalau dipercaya orang, harus bisa menjaganya. Jangan hanya 100 persen, kalau bisa 200 persen. Jangan pura-pura tidak punya beban ketika dipercaya orang.

Untuk menjaga amanat itu, bukan hal baru bagi umat Islam. Karena, Islam sendiri mengajarkan, bagaimana mahalnya sebuah amanah. Apalagi, dalam dunia bisnis. Kepercayaan adalah harga yang paling mahal.

4. Fokus. 
Fokus menjadi penyebab banyaknya perusahaan gulung tikar. Seorang pemodal kecil, bisa saja menjadi besar tanpa bekerja karena dia menempatkan orang-orang yang bisa fokus bekerja. Tapi, banyak pemodal besar jatuh karena saat dia tangani sendiri, dia tidak fokus bekerja. Jangan pernah menyerahkan pekerjaan, pada orang yang pikirannya bercabang-cabang. Apalagi, jika usaha itu masih merintis. Fokus, dan yakinlah anda bisa. Pasti anda akan merasakan hasilnya. Umat Islam harus punya semangat ini

5. Konsisten (istiqomah dalam bahasa Arab).
 Semua hal yang kita inginkan jika kita selalu konsisten dan teguh serta tidak gampang menyerah maka apa yang kita cita-citakan akan tercapai.

Semoga generasi kita bisa mewujudkannya. Amin
 

Membaca http://www.merdeka.com/dunia/garang-di-atas-ranjang-tunduk-di-hadapan-tuhan.html siang ini sangat miris. Karena ada dua orang muslimah yang menjalani profesi sebagai bintang film porno.

begini beritanya :
sahara knite
Industri pornografi kini semakin berkembang pesat. Profesi dulunya dilecehkan sekarang banyak perempuan serta lelaki antre pindah ke pekerjaan esek-esek. Bayaran lumayan ditambah nikmatnya beradegan seks tentu menjadi pertimbangan para pelaku film biru dalam memilih porno sebagai pekerjaannya.

Namun apa jadinya jika mereka yang terjun ke bisnis ini seorang perempuan muslim? Demikian kenyataannya seperti dilansir situs barenakedislam.com (12/5). Setidaknya ada dua muslim perempuan dalam jajaran atas industri pornografi di Inggris. Mereka Saidah Sahara Knite asal Kota Gujarat, India, dan satu lagi yakni Leah Humeira asal Arab Saudi.

Tidak banyak keterangan soal Humeira namun situs daily, bhaskar.com (2012) melansir Humeira penganut Islam taat. Begitu pula Sahara. Keduanya pernah main film porno bersama dan keganasan mereka tak kalah dengan bintang esek-esek sohor lainnya macam Vicky Vette atau Sasha Grey. Bahkan Sahara punya genre porno sedikit hardcore, sangat sulit mendapat terjemahan Indonesia untuk jenis film biru ini.

Pada kenyataannya industri porno melihat daya jual mereka khususnya dengan embel muslimah. Keduanya datang dari agama terkenal paling konservatif sejagat dan melarang pornografi apa pun bentuknya. Berbuat maksiat semisal berciuman belum dalam ikatan pernikahan saja bisa-bisa dicambuk, apalagi ini mempertontonkan seksual pada khayalak. Ini membuat banyak orang justru menjadi tertarik, seperti apa jika para gadis muslim ini mengumbar aurat. Banyak yang menyukainya namun tak sedikit mengecamnya.

Keduanya mendapat tampikan dari keluarga masing-masing bahkan keluarga Sahara tidak mau lagi mengenali dia. "Beberapa kerabat mengancam hendak membunuh saya, tapi ini yang saya inginkan dan saya menikmatinya," ujar Sahara. Sementara Humeira diketahui keluarganya masih banyak di Saudi dan Yordania.

Meski menjadi pelaku industri pornografi, namun keduanya tetap mengaku sebagai muslim. "Saya muslim dan saya ingin dikenal sebagai muslim," ujar Sahara. Bagi dia agama merupakan urusan pribadi pada Tuhan dan tidak satu pun manusia berhak menghakimi tindakannya saat ini.
Semoga diberi kesempatan untuk bertobat, masa mengaku sebagai muslim yang taat kok melakukan pekerjaan seperti itu.

untuk yang mencari linknya saya tak bisa menyediakan, namun bagi yang pengen tau atau disini. kalau merasa perlu untuk mendaftar ya daftar aja, tapi itu bukan tanggung jawab saya.

Sekali lagi saya ingatkan ...





HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger