Showing posts with label maling. Show all posts


Berawal dari obrolan tetangga jauh ane sebut saja Doi (nama disamarkan), yang bekerja sebagai porter atau poter bandara, ane gatau namanya, pokoknya yang kerjaannya bawain barang penumpang gitu (maklum belum pernah naik pesawat).

Ngobrol ngalor-ngidul panjang lebar, tiba-tiba Doi minta tolong sama saya. Doi bilang punya Hp Android,tapi gak bisa dibuka. Masalah Patern/Pola,jadi tuh HP harus konfirmasi e-mail sama pass gitu baru bisa dibuka.

Berhubung saya sedikit ngerti, saya niat buat mereset tuh HP, tapi sambil iseng saya tanya-tanya dulu kan, kok bisa lupa pola tuh kunci,sama kok bisa gak tau e-mail & pass nya?. Jawaban Doi lumayan mengejutkan ...

Mau tau apa jawaban doi? Simak cerita dibawah gan.

BUAT JAGA-JAGA JIKA BERPERGIAN MENGGUNAKAN PESAWAT

A : "Kok bisa sampe gini si? Lu lupa polanya atau kepencet?"
D : "Ia,tadi gua coba-coba buka,eh gak bisa,malah jadi gini.
A : "Lah,emang gak di inget?kalo e-mail sama passwordnya ,inget gak?
D : (Geleng-geleng kepala) "Ini hp colongan,tadi gw sama temen gw nyolong di tas penumpang pesawat"
A : (Ane kaget gan,nih orang polos,bego atau tolol,nyolong sampe bilang gitu tanpa rasa bersalah) " Oh,gitu"
D : "Bisa gak benerin?"
A : (dalam hati : "wah,parah ni orang,oke gua sanggupin tapi gw bilang aja harganya mahal, lu gak ngerti ini") "Ia bisa si,tapi bisa kena 100rb lah,mau gak?" (padahal tinggal di reset).
D : "Bisa kurang gak? Atau gak aku tanya temenku dulu dah, mau tuker gak sama hp dia yang nyolong barengan tadi."
A : (Astaghfirullah!!! Ternyata doi nyolong 2 buah HP.)
"Oh.. yaudah kalo gitu."

Nah kemudian obrolan kami lanjutkan, saya penasaran sama "cara kerja" Doi waktu "beraksi" jadi, saya tanya-tanya aja sama Doi.

Hasil dari obrolan sama Doi, saya kasih Intinya aja gan, BUAT JAGA-JAGA

Doi beraksi waktu bawain tas penumpang, entah pas dimana dan dalam situasi apa saya tidak dijelasin, Doi dengan sigap membuka tas dan mengambil isi dari dalam tas tersebut. Biasanya berupa HP bahkan tablet.

Setelah sukses "mendapat" barang yang dituju, Doi langsung memasukan kedalam baju.

Doi mengaku, kalo perbuatan itu menjadi "kebiasaan" bahkan sudah pasti dilakukan jika situasi menguntungkan.

Doi juga bilang, bukan cuma dia saja yang suka melakukan "perbuatan" itu,beberapa temannya pun, sering melakukan hal yang sama,sehingga kadang bisa saling "menukar" penghasilan.

Hasil yang pernah di dapat Doi :

•Andromax V 
•Galaxy sIII Mini
•LG L7
•I Pad (gak tau I Pad berapa)
•Galaxy SII
•Galaxy Tab (gak tau juga galtab berapa)
•Dompet isi surat" sama uang 700rb

Semua "hasil" yang didapat kecuali dompet, Dijual dengan harga murah,tidak lebih dari Satu juta.
Tips dan Kesimpulan

Dengan Pelaku menceritakan semua "Aksi" nya, Kesimpulan dan Tips yang saya bisa kasih :
•Jangan Pernah sekalipun meninggalkan barang berharga didalam tas.
•Jika memang harus menaruh didalam tas,usahakan menggembok tas minimal dengan gembok kecil,atau lebih aman menggunakan koper yang ada sandi nya.
•Ingatlah wajah porter yang membawa tas anda.
•Jangan pernah lengah sedikitpun.
•Hati-hati dan terus waspada.
•Segera cek setelah tas anda terima kembali,apakah masih lengkap.
•Jika (maaf) Barang anda ada yang hilang,segera lapor pada petugas dan minta tolong dipertemukan dengan porter yang sebelumnya membawa tas anda.
•Ber Doa lah selalu,tak ada yang menandingi kekuatan Doa.
 
Membaca berita yang sudah agak basi, kadang memunculkan angan-angan yang membahayakan jiwa dan raga. Apalagi karena didorong oleh rasa penasaran seseorang karena joke-joke yang kulontarkan. Ternyata benar sebuah hadits dhoif “Hampir-hampir saja kefakiran akan menjadi kekufuran dan hampir saja hasad mendahului takdir.” Apalagi yang diajak bergurau orang yang sedang nganggur dan butuh uang. Hati-hatilah terhadap bahan gurauan anda.

Seperti kejadian barusan selepas bubaran tarawih, kami ngobrol berempat sambil browsing. Salah satunya mengeluh mau lebaran tidak punya uang, satunya lagi tidak perduli dia dengan lebaran karena kebetulan dia non muslim, tapi dia butuh pekerjaan, yang satunya lagi ingin jadi orang kaya meski dia baru kelas 2 SMP, dan satunya lagi tentu saja saya.

Terlintas dalam benak otak kriminal, karena teringat akan sebuah berita yang beredar sebulan lalu di sebuah koran online. Tentang pembobolan ATM tanpa mengurangi saldo.

Kuceritakan bisnis yang membuat mereka tergiur, tapi mereka belum tahu bisnis ini. Mereka semangat mendengarkan karena modal yang dibutuhkan sangat kecil hanya Rp. 550.000,- saja tapi menghasilkan maksimal Rp. 5.000.000 / hari.

Mendengar hasil yang memukau mereka semakin tertarik, untuk mendengarkan tips dan trik menghasilkan jutaan rupiah dalam sehari dengan waktu kerja yang bisa dibilang sangat singkat dan tidak mengikat.

Tapi untuk menjalankan trik ini tidak cukup satu orang, minimal 3 orang . Dengan tugas masing-masing 1 orang bertugas menarik uang dari ATM, satu orang bertugas mematikan aliran listrik dan satu orang sebagai pemantau keadaan.

langsung saja baca beritanya disini karena kalau saya beberkan disini nanti saya diciduk karena dianggap memberikan pelajaran tentang cara membobol ATM. Tapi jika anda malas membaca dari link lain bisa saya kutipkan disin, beritanya :

TEMPO.CO, Surabaya--Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya membongkar modus baru pembobolan ATM. Pelaku bisa mengeluarkan uang tanpa mengurangi saldo rekeningnya. Caranya dengan mencabut stop kontak mesin ATM.

Modus itu dilakukan oleh Rudi Hermawan, 34 tahun, warga Lampung Selatan. Pria yang tinggal di Tanggulangin, Sidoarjo ini tidak sendiri. Ia melakukannya bersama adiknya Irfan Yuza, 23 tahun dan sepupunya Vivit Candra, 34 tahun. "Ini modus baru yang hanya dilakukan kelompoknya Rudi saja," kata Kepala Unit Reserse Mobil Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Polisi Agung Pribadi pada Tempo, Senin, 8 Juli 2013.

Saat beraksi, pelaku terlebih dahulu menarik uang tunai dari rekening yang dimilikinya. Biasanya, dia melakukan penarikan tunai hingga batas maksimal. Setelah kartu ATM diambil, disusul dengan keluarnya uang, pelaku pun mematikan aliran listrik mesin.

Ketika aliran listrik kembali dinyalakan, Rudi menahan uangnya. Harusnya dalam kondisi demikian, uang akan otomatis kembali masuk ke dalam mesin. Tetapi, karena sudah ditahan, mesin langsung menutup tanpa disertai dengan uang. Saldo pun tak berubah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Farman mengatakan dari cara itu, Rudi cs berhasil membobol uang Rp 286 juta. Paling banyak adalah Bank BCA. Adapula bank-bank lain seperti Bank Permata, CIMB Niaga, Danamon, BRI dan lainnya.

Menurut Farman, komplotan Rudi sudah beraksi sejak satu tahun. Selama itu, mereka berpindah-pindah ATM. Tidak hanya di Surabaya tapi juga Sidoarjo, Jakarta, Yogyakarta dan Semarang. "Mereka memilih ATM yang memang minim pengamanan dan sepi," ujarnya.

Pengakuan Rudi, ia mendapatkan informasi tentang sistem mesin ATM dari laman pencari google. Namun, Farman mengaku tidak serta-merta mempercayainya. Ia curiga ada keterlibatan vendor ATM yang memberitahu kelemahan mesin ATM. "Mereka tingkat pendidikannya rendah, bisa jadi ada vendor ATM yang memberitahu," katanya.

Kasus ini terungkap dari kecurigaan Bank BCA. Pihaknya mendapati ketidaksesuaian antara jumlah uang dengan transaksi. Salah satu mesin ATM yang sering bobol adalah di Indomaret, Brebek, Sidoarjo. BCA pun melapor ke Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya.

Menurut Agung, polisi kemudian memancing pelaku dengan cara mempermudah akses ATM. Mereka juga memasang kamera CCTV dan nyanggong di lokasi. Benar saja, Rudi pun terperangkap. Dari Rudi, polisi lantas menangkap dua tersangka lainnya.

AGITA SUKMA LISTYANTI
Ingat, segala resiko anda tanggung sendiri. Dalam Islam pencuri dihukum potong tangan !

Anda tergiur ? Berdoalah sebagaimana doa Nabi shollallohu alaihi wasallam: “Dan aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran dan kekufuran.(HR. an-Nasa’i: 1/198 dan Ahmad dalam Musnad: 5/36, dishohihkan oleh al-Albani dalam Irwa’ul Gholil: 3/357)



Kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan, waspadalah ... waspadalah ... waspadalah ...
Itu kalimat yang sering dilontarkan oleh Bang Napi dari sel salah satu televisi di Indonesia. Dan memang benar jika ada niat dan kesempatan, penjahat akan bertindak, tak perduli lagi akan tempat.

Seperti yang terjadi di beberapa tempat ibadah, terutama masjid yang ramai dan berada di pinggir jalan raya. meskipun yang masuk ke gang juga banyak juga yang kehilangan sehabis melaksanakan kebutuhannya untuk shalat menghadap Yang Maha Kuasa. minimal kehilangan sandal jepit ... apa karena pengaruh ceramah dari ustadz yang hanya separuhnya saja yang di dengar ? Ambillah yang baik tinggalkan yang buruk ? belum lengkap penjelasan dari ustadz dia sudah pulang duluan ... akhirnya sandal orang yang bagus di ambil dan sandal dia yang jelek ditinggalin.

Kembali ke laptop !

Maling kadang tak perduli sedang berada dimana dalam menjalankan aksinya. Tak perduli di tempat maksiat maupun tempat suci seperti masjid. Selagi ada kesempatan dan memang sudah diniatkan langsung sikat. Dan masjid adalah tempat yang sangat menguntungkan bagi mereka yang berniat untuk mencuri, karena pada saat orang shalat mereka tidak memperdulikan barang bawaannya karena sedang khusyu` mengadu dan berkeluh kesah kepada Allah.

Karena keteledoran mereka juga berbagai macam barang berharga hilang di masjid, seperti HP, Laptop, tas, dompet, bahkan sandal jepit sering berganti kepemilikan secara tak sah. Sehingga menimbulkan kesan bahwa Masjid adalah tempat yang tidak aman. Padahal jika masjid memiliki bagian penitipan barang, hal itu bisa di minimalisir karena ada petugas yang menjaga barang bawaan jamaah. Tak masalah jika dikenai biaya penitipan sewajarnya meskipun akan lebih baik jika digratiskan, tapi disediakan kotak amal bagi yang memakai jasanya.

Sebuah contoh area yang sangat mendukung untuk mencuri salah satunya adalah MASJID ISTIQLAL. Jika berkesempatan melakukan sholat di masjid Istiqlal, coba perhatikan jamaah yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, karena inilah masjid kebanggaan orang Indonesia, sehingga jika ke Jakarta mereka menyempatkan diri untuk shalat di Masjid tersebut, tak jarang jamaah tersebut barang miliknya raib ga berbekas gara-gara ulah oknum-oknum maling yang pura-pura ikut sholat, apalagi di Bulan Ramadhan.


Pada saat buka puasa Masjid Istiqlal selalu menyediakan menu berbuka yang enak-enak sehingga selalu ramai, nah setelah adzan berkumandang para hadirin langsung berbuka puasa dan tak lama berselang pada bergegas mengambil ambil wudhu dan ikut sholat berjamaah. Nah....disinilah peluang emas bagi para maling untuk memiliki barang-barang jamaah, karena banyak jamaah yang terlihat asal menaruh tas entah itu isinya laptop atau HP dan sebagainya.


Biasanya maling beraksi pada saat jamaah sujud, dan biasanya terjadi di rakaat kedua atau rakaat terakhir, yang situasinya sedang hening, karena jarang ada tambahan jamaah yang baru datang. Kalaupun ada yang melihat karena baru datang mereka tak akan dicurigai mengambil barang yang bukan miliknya.

Pada saat mengambil air wudhu, juga diharapkan untuk berhati-hati, disini adalah job para pencopet, karena banyaknya jamaah yang antri mau ambil air wudlu dan seperti biasa banyak yang berdesak-desakan. Tidak hanya milik jamaah yang datang korban mereka. Kalau ke Masjid Istiqlal cobalah baca tulisan di pintu masuk toilet "BUAT ORANG2 YANG SUKA NGAMBIL PERALATAN TOILET MASJID, INSYAFLAH KARNA ANDA BESOK PASTI MATI!!.."Punya masjidpun juga diembat benar-benar keterlaluan, sebenernya tidak hanya masjid Istiqlal saja, ada beberapa masjid yang oknum malingnya berkeliaran, bahkan kotak amal juga diincer.

Untuk itu sekedar tips saja buat yang mau berjamaah di masjid dengan membawa barang bawaan 

1. Titipkan tas atau barang-barang yang ukurannya besar, tapi dompet, HP, gadget, kamera DSLR atau laptop sebaiknya bawa saja buat keamanan. Kalau jaket sebaiknya dititipkan , tentu saja dalam keadaan kosong jaketnya.
2. Taruhlah tas kecil yang berisi HP, gadget, kamera DSLR atau laptop di depan shaff !...pas anda sholat selalu didepan anda, inget taruhlah didepan!!, karena maling-maling mengincar orang yang lengah menaruh barang bawaannya di belakang.
3. Kalau anda datang berdua atau lebih dengan membawa barang bawaan yang banyak, usahakan shalatnya bergiliran, sehingga ada yang menjaga barang bawaan. Jika waktu shalat masih memungkinkan untuk bergiliran. Kalau waktu sudah mendekati shalat waktu berikutnya ikuti tips no 2
4. Perhatikan orang-orang yang mencurigakan di sekitar anda, kalo dirasa kurang aman anda salat ambil shaf terdepan deket mimbar biar aman...
5. Jika membawa mobil atau motor gemboklah kendaraan anda atau kunci ganda, dan jangan tinggalkan barang berharga di kendaraan, bahaya!!, bawa saja buat keamanan.
6. Biasanya kalau berada di dalam masjid terasa sejuk dan membuat ngantuk, silahkan suka tidur sebentar, namun sebaiknya tas anda dijadikan alas kepala anda, buat jaga-jaga.
7. Di zaman yang semakin edan ini ... ingatlah bahwa tidak semua orang yang di masjid itu baik, sekedar berbagi pengalaman saja, ada saja oknum-oknum yang nyamar ikut sholat tapi niat mau berbuat jahat. Karena itu tetaplah waspada, sekalipun di masjid, serta berdoalah kepada ALLAH agar senantiasa di kasih perlindungan.
8. Jika anda datang sendirian, usahakan setelah shalat membaca AlQuran. disamping itu merupakan ibadah juga membantu orang-orang yang sedang shalat, karena dengan adanya orang yang membaca AlQuran, malingpun akan berfikir dua kali untuk menjalankan aksinya.
9. Jangan lupa untuk bersodaqoh di kotak amal masjid, selain sebagai rasa terimakasih karena sudah mendapatkan tempat untuk beribadah dan beristirahat juga agar berkah dan aman ( kata ustadz Yusuf Manyur sedekah mencegah bala dan mendatangkan rizki). Jangan terlalu pelit.




HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger