Showing posts with label tidur. Show all posts


- Pria yang mengalami mimpi basah merupakan hal yang biasa, tetapi mimpi erotis ternyata juga bisa menimbulkan orgasme saat tidur atau nocturnal orgasme pada wanita-

Mimpi basah pada wanita. Tidak hanya pria yang bisa mimpi basah, wanita pun bisa mengalami mimpi erotis seperti itu.Hal ini biasanya terjadi saat Anda terbangun dan mendapati organ kewanitaan Anda sedikit basah.

Menurut dr. Dwiana Ocviyanti SP.OG, Mimpi basah yang dimaksudkan adalah terjadinya peningkatan cairan vagina karena rangsang seksual yang muncul saat Anda tidur, yang datang dalam bentuk mimpi. Ini merupakan hal yang wajar, terutama pada usia reproduksi dan dapat dialami oleh pria maupun wanita.

Mungkin, istilah yang sering kita dengar selama ini ialah "mimpi basah", meskipun penggunaannya kurang tepat. Tentu saja, yang dimaksud dengan mimpi basah ialah terjadinya orgasme ketika tidur, namun ini hanya terbatas pada Pria. Sebenarnya, Wanita juga pernah mengalami orgasme ketika mengalami mimpi Seks. Barangkali, istilah yang tepat ialah ejakulasi noktural (nocturnal ejaculation) atau orgasme noktural (nocturnal orgasm). Maksudnya ialah ejakulasi atau orgasme pada malam hari ketika sedang tidur. Ogasme dan ejakulasi ini terjadi karena rangsangan Seksual yang diterima pada saat tidur.

Menurut dr Ryan Thamrin dari Yayasan Pelangi Indonesia, meski tidak selalu, nocturnal orgasme biasanya terjadi setelah kita bermimpi aktivitas seksual atau karena otak yang mengasumsikan demikian. Selain itu, nocturnal orgasme juga bisa terjadi karena adanya rangsangan seksual, baik fisik maupun psikis. Rangsangan fisik misalnya bagian tubuh yang peka secara tak sengaja terkena rangsangan pakaian atau selimut, sedangkan rangsangan psikis berupa mimpi erotis.

Orgasme saat tidur bisa dialami siapa saja, baik sudah menikah atau belum. Meski demikian, ada juga wanita yang tidak bisa orgasme saat berhubungan seks dengan pasangannya meski ia sering mengalami nocturnal orgasme.

Apabila ternyata wanita juga mimpi basah, apa yang seharusnya dia lakukan?

Apabila seorang wanita mimpi basah (orgasme noktural), namun ketika bangun tidur dia tidak mendapati bekas air/basah maka tidak wajib baginya mandi. Sebaliknya jika ia dapati basah pada pakaiannya maka wajib mandi karena Ummu Sulaim Radhiyallahu ‘Anha pernah bertanya kepada Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam, “Wahai Rasulullah apakah wajib bagi wanita untuk mandi bila ia ihtilam (mimpi basah, orgasme noktural) ?”. Beliau menjawab, “Ya, apabila ia melihat (bekas) air (pada pakaian dalamnya).”(Hadits riwayat Muslim).

Selama ini dalam benak kita barangkali sudah tertanam sebuah sugesti kalau melakukan aktifitas gerak setelah makan akan membantu proses pencernaan. Ternyata, pemikiran tersebut salah kaprah! Pasalnya, seperti kata para pakar nutrisi, bergerak setelah makan sama sekali tidak menolong proses kerja pencernaan itu sendiri. Jadi sebenarnya tak ada gunanya untuk dilakukan. Selain itu masih ada beberapa aktifitas lain yang sebenarnya juga harus dihindari setelah kita makan. Penasaran?? Simak yang berikut ini:

1. Jangan Merokok
buat yang suka merokok monggo disimak , Banyak orang yang langsung menyambar sebatang rokok begitu usai menyantap makanan. Dan katanya? Nikmaaat luar biasa gan. Padahal hasil penelitian para ahli justru berkata sebaliknya lho. Asal tahu saja yang namanya merokok setelah makan ternyata sama saja menghisap 10 batang rokok! Tahu kan akibat buruknya? Apalagi kalau bukan meningginya resiko terserang kanker.

2. Jangan Makan Buah-buahan
Mengkonsumsi buah segar setelah makan justru akan membuat perut kembung. Pasalnya buah umumnya mengandung banyak air, karena itu akan lebih baik jika kita baru menyantap buah 1 hingga 2 jam setelah makan

3. Jangan Minum Teh
Karena daun teh-teh itu ternyata mengandung asam yang tinggi. Nah, substansi asam tersebut akan mengakibatkan kandungan protein dalam makanan yang baru saja kita santap mengalami pengerasan. Akibatnya kemudian proses kerja usus pun akan mengalami kesulitan mencerna.

4. Jangan Mengendorkan Ikat Pinggang
Anjuran untuk selalu mengencangkan ikat pinggang agaknya pas benar jika diterapkan dalam hal ini. Pasalnya jika kita melonggarkan ikat pinggang setelah makan justru akan berakibat usus kita membelit dan buntu.

5.Jangan langsung mandi
Pasalnya, mandi akan menyebabkan peningkatan aliran darah pada bagian tangan, kaki dan sebagian tubuh lainnya. Akibatnya aliran darah pada bagian perut akan menurun. Sehingga justru akan menghambat dan melemahkan sistem pencernaan dalam perut kita.

6. Jangan Jalan-jalan
Konon, jika setelah makan Langsung berjalan kaki sebanyak 100 langkah akan membuat umur panjang hingga 99 tahun. Tapi fakta yang sebenarnya justru tidak demikian. Soalnya, berjalan setelah makan akan mengakibatkan sistem pencernaan tidak dapat menyerap nutrisi dari pasokan makanan yang kita konsumsi.

7. Jangan langsung tidur
Umum, katanya, makan setelah tidur bisa membuat gemuk karena lemak akan menumpuk. Tapi tahukah Anda akibat buruk yang sebenarnya? Tidur setelah makan akan menghambat kerja pencernaan secara benar. Akibatnya lagi, lambung kita akan mengalami infeksi.


Tidur setelah sahur memang tidak haram tetapi banyak ulama berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur sebaiknya tidak di lakukan. Nabi Muhammad SAW telah memberikan tuntunan bahwa makan sahur jangan ditinggalkan dan dianjurkan untuk diakhirkan waktunya jadi sampai menjelang subuh atau waktu imsyak.

Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya bisa juga dengan shalat.

Rasulullah SAW bersabda,"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras."(HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a.).

Dari sisi ilmu gizi dan kesehatan, tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak antara lain menurut Pramono, ahli gizi dari RSUD Ulin Banjarmasin perut akan jadi buncit karena saat tidur tubuh jadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut kita.

Akan terjadi refluks, karena makanan belum dicerna maka bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi akibat kita tidur. Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit.

Tidur sehabis sahur juga bisa mengakibatkan gangguan pencernaan. Normalnya isi lambung/maag akan kosong kembali sekitar dua jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi baring, maka proses pengosongan lambung/maag akan terhambat/terlambat. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan.

Meningkatnya risiko terkena stroke karena berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke.

"Jika seandainya kita masih ingin tidur setelah makan sahur, sebaiknya diatur saja minimal 2 jam setelah makan sahur baru tidur," saran Pramono seperti dituliskannya di grup facebook Gerakan Sadar Gizi.

resiko makan setelah tidur bisa dibaca disini


HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger