Showing posts with label sedekah. Show all posts
Banyaknya yang melaksanakan hajatan di bulan Oktober ini membuatku juga banyak pergi kondangan. Hampir tiap 3 hari sekali ada undangan (resiko banyak kenalan), tapi tak mengapa ... bukannya banyak kawan banyak rejeki ? bagi yang mau hajatan bisa melihat model surat undangan disini. Meski efek samping dari banyaknya kondangan tersebut kolesterol naik dan berat badan nambah.
Ada yang undangan sunatan, ada undangan ulang tahun (anak dan istriku berulang tahun dibulan oktober juga) ada undangan pernikahan, bahkan ada undangan rapat RT eh ngapain dibawa-bawa.
Setelah dihitung-hitung ternyata mayoritas undangan yang datang berupa undangan pernikahan. berbeda dengan bulan juni dan juli yang kebanyakan undangan sunatan. Setelah secara mendadak menjadi tukang survey, ngobrol-ngobrol dengan sesama tamu undangan yang lain, akhirnya bisa disimpulkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi hujan undangan pernikahan di bulan oktober.
Berbeda dengan jawaban yang kompak pas kondangan sunatan yang 99% menyatakan alasan utamanya adalah liburan panjang sehingga sunatan dilangsungkan dibulan tersebut sekalian acara reuni orang tuanya, maka untuk kasus pernikahan ini banyak faktor pendukungnya.
Faktor yang mendukung antara lain :
1.Bulan Oktober Bulan Galau
Bulan Oktober adalah bulan galau. Lah kok bulan galau, ya karena bulan oktober bulan pergantian musim, dari musim panas ke musim hujan. Nikah pas musim hujan kan jadi dingin dingin empuk *if you know what I mean*. Mungkin karena akhir2 ini penghangat ruangan naik harganya di sebabkan kenaikan nilai tukar dolar ke rupiah, jadi mereka mencari penghangat yang alami *hasyaahhh…
Bulan Oktober adalah bulan galau. Lah kok bulan galau, ya karena bulan oktober bulan pergantian musim, dari musim panas ke musim hujan. Nikah pas musim hujan kan jadi dingin dingin empuk *if you know what I mean*. Mungkin karena akhir2 ini penghangat ruangan naik harganya di sebabkan kenaikan nilai tukar dolar ke rupiah, jadi mereka mencari penghangat yang alami *hasyaahhh…
2.Libur panjang
Karena bertepatan dengan idul adha, jadi ada jeda waktu libur panjang. Antara tanggal 12-15 Oktober 2013, kan lumayan tuh cukup buat nikah. Tanggal 12 nikah 13 malam pertama 14 bulan madu 15 idul adha. Hayo ada yang kondangan tanggal 12? Aku kondangan di tanggal segitu, biasanya PNS tuh yang nikah tanggal segitu, ya kan mereka kerja cuma sampai hari jum’at. Ya tidak menutup kemungkinan pekerjaan yang lain juga.
Karena bertepatan dengan idul adha, jadi ada jeda waktu libur panjang. Antara tanggal 12-15 Oktober 2013, kan lumayan tuh cukup buat nikah. Tanggal 12 nikah 13 malam pertama 14 bulan madu 15 idul adha. Hayo ada yang kondangan tanggal 12? Aku kondangan di tanggal segitu, biasanya PNS tuh yang nikah tanggal segitu, ya kan mereka kerja cuma sampai hari jum’at. Ya tidak menutup kemungkinan pekerjaan yang lain juga.
Selain karena faktor harpitnas tadi ada juga yang karena alasan liburan panjang di bulan juni-juli. Karena liburan panjang para pelajar sementara orang tuanya ga dapet liburan panjang. Akhirnya keasyikan pacaran hingga kebablasan, pas sadar di bulan september, mau ga mau untuk meredam rasa malu oktober digelar pesta.
3.Mudah di Ingat dan Banyak yg Merayakan
Tanggal 28 kan hari Sumpah Pemuda tuh, kan lumayan nebeng biar gampang di inget, yg ngerayain juga banyak. Kan kalau suatu saat ada yg tanya “hey bro, kapan kamu nikah” | “itu bro, waktu hari Sumpah Pemuda” | “la emangnya tanggal berapa tu?” | “sek sek…ku cari di google dulu bentar!!” . Tuh kan, kalaupun lupa tanggal nikah tinggal cari di google tar ketemu
Tanggal 28 kan hari Sumpah Pemuda tuh, kan lumayan nebeng biar gampang di inget, yg ngerayain juga banyak. Kan kalau suatu saat ada yg tanya “hey bro, kapan kamu nikah” | “itu bro, waktu hari Sumpah Pemuda” | “la emangnya tanggal berapa tu?” | “sek sek…ku cari di google dulu bentar!!” . Tuh kan, kalaupun lupa tanggal nikah tinggal cari di google tar ketemu
4.Banyak yg jadian dibulan Oktober
Karena bulan oktober banyak kondangan, akhirnya di kondangan itu sendiri banyak jodoh yg dipertemukan, efek dominopun berlanjut. Dengan alasan biar gak ribet ngapalin tanggal jadi mereka biasanya menikah di bulan yg sama saat mereka pertama kali bertemu. Sapa yang ketemu jodoh pas kondangan ? ayo ... cung ...
Karena bulan oktober banyak kondangan, akhirnya di kondangan itu sendiri banyak jodoh yg dipertemukan, efek dominopun berlanjut. Dengan alasan biar gak ribet ngapalin tanggal jadi mereka biasanya menikah di bulan yg sama saat mereka pertama kali bertemu. Sapa yang ketemu jodoh pas kondangan ? ayo ... cung ...
5. Bertepatan Bulan Dzulhijah
karena bertepatan dengan bulan dzulhijjah, katanya bagus buat melakukan hajatan. Pada dasarnya semua bulan bagus kok buat melangsungkan pernikahan asal dengan niatan yang baik. Bukan karena alasan si otong udah keburu nyoblos duluan *kebetulan di tempat aku lagi ada pilkada*
karena bertepatan dengan bulan dzulhijjah, katanya bagus buat melakukan hajatan. Pada dasarnya semua bulan bagus kok buat melangsungkan pernikahan asal dengan niatan yang baik. Bukan karena alasan si otong udah keburu nyoblos duluan *kebetulan di tempat aku lagi ada pilkada*
Buat yang baru menikah di bulan oktober ini jangan lupa mampir kesini untuk nambah pengetahuan.
Kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan, waspadalah ... waspadalah ... waspadalah ...
Itu kalimat yang sering dilontarkan oleh Bang Napi dari sel salah satu televisi di Indonesia. Dan memang benar jika ada niat dan kesempatan, penjahat akan bertindak, tak perduli lagi akan tempat.
Seperti yang terjadi di beberapa tempat ibadah, terutama masjid yang ramai dan berada di pinggir jalan raya. meskipun yang masuk ke gang juga banyak juga yang kehilangan sehabis melaksanakan kebutuhannya untuk shalat menghadap Yang Maha Kuasa. minimal kehilangan sandal jepit ... apa karena pengaruh ceramah dari ustadz yang hanya separuhnya saja yang di dengar ? Ambillah yang baik tinggalkan yang buruk ? belum lengkap penjelasan dari ustadz dia sudah pulang duluan ... akhirnya sandal orang yang bagus di ambil dan sandal dia yang jelek ditinggalin.
Kembali ke laptop !
Maling kadang tak perduli sedang berada dimana dalam menjalankan aksinya. Tak perduli di tempat maksiat maupun tempat suci seperti masjid. Selagi ada kesempatan dan memang sudah diniatkan langsung sikat. Dan masjid adalah tempat yang sangat menguntungkan bagi mereka yang berniat untuk mencuri, karena pada saat orang shalat mereka tidak memperdulikan barang bawaannya karena sedang khusyu` mengadu dan berkeluh kesah kepada Allah.
Karena keteledoran mereka juga berbagai macam barang berharga hilang di masjid, seperti HP, Laptop, tas, dompet, bahkan sandal jepit sering berganti kepemilikan secara tak sah. Sehingga menimbulkan kesan bahwa Masjid adalah tempat yang tidak aman. Padahal jika masjid memiliki bagian penitipan barang, hal itu bisa di minimalisir karena ada petugas yang menjaga barang bawaan jamaah. Tak masalah jika dikenai biaya penitipan sewajarnya meskipun akan lebih baik jika digratiskan, tapi disediakan kotak amal bagi yang memakai jasanya.
Sebuah contoh area yang sangat mendukung untuk mencuri salah satunya adalah MASJID ISTIQLAL. Jika berkesempatan melakukan sholat di masjid Istiqlal, coba perhatikan jamaah yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, karena inilah masjid kebanggaan orang Indonesia, sehingga jika ke Jakarta mereka menyempatkan diri untuk shalat di Masjid tersebut, tak jarang jamaah tersebut barang miliknya raib ga berbekas gara-gara ulah oknum-oknum maling yang pura-pura ikut sholat, apalagi di Bulan Ramadhan.
Pada saat buka puasa Masjid Istiqlal selalu menyediakan menu berbuka yang enak-enak sehingga selalu ramai, nah setelah adzan berkumandang para hadirin langsung berbuka puasa dan tak lama berselang pada bergegas mengambil ambil wudhu dan ikut sholat berjamaah. Nah....disinilah peluang emas bagi para maling untuk memiliki barang-barang jamaah, karena banyak jamaah yang terlihat asal menaruh tas entah itu isinya laptop atau HP dan sebagainya.
Biasanya maling beraksi pada saat jamaah sujud, dan biasanya terjadi di rakaat kedua atau rakaat terakhir, yang situasinya sedang hening, karena jarang ada tambahan jamaah yang baru datang. Kalaupun ada yang melihat karena baru datang mereka tak akan dicurigai mengambil barang yang bukan miliknya.
Pada saat mengambil air wudhu, juga diharapkan untuk berhati-hati, disini adalah job para pencopet, karena banyaknya jamaah yang antri mau ambil air wudlu dan seperti biasa banyak yang berdesak-desakan. Tidak hanya milik jamaah yang datang korban mereka. Kalau ke Masjid Istiqlal cobalah baca tulisan di pintu masuk toilet "BUAT ORANG2 YANG SUKA NGAMBIL PERALATAN TOILET MASJID, INSYAFLAH KARNA ANDA BESOK PASTI MATI!!.."Punya masjidpun juga diembat benar-benar keterlaluan, sebenernya tidak hanya masjid Istiqlal saja, ada beberapa masjid yang oknum malingnya berkeliaran, bahkan kotak amal juga diincer.
Untuk itu sekedar tips saja buat yang mau berjamaah di masjid dengan membawa barang bawaan
1. Titipkan tas atau barang-barang yang ukurannya besar, tapi dompet, HP, gadget, kamera DSLR atau laptop sebaiknya bawa saja buat keamanan. Kalau jaket sebaiknya dititipkan , tentu saja dalam keadaan kosong jaketnya.
2. Taruhlah tas kecil yang berisi HP, gadget, kamera DSLR atau laptop di depan shaff !...pas anda sholat selalu didepan anda, inget taruhlah didepan!!, karena maling-maling mengincar orang yang lengah menaruh barang bawaannya di belakang.
3. Kalau anda datang berdua atau lebih dengan membawa barang bawaan yang banyak, usahakan shalatnya bergiliran, sehingga ada yang menjaga barang bawaan. Jika waktu shalat masih memungkinkan untuk bergiliran. Kalau waktu sudah mendekati shalat waktu berikutnya ikuti tips no 2
4. Perhatikan orang-orang yang mencurigakan di sekitar anda, kalo dirasa kurang aman anda salat ambil shaf terdepan deket mimbar biar aman...
5. Jika membawa mobil atau motor gemboklah kendaraan anda atau kunci ganda, dan jangan tinggalkan barang berharga di kendaraan, bahaya!!, bawa saja buat keamanan.
7. Di zaman yang semakin edan ini ... ingatlah bahwa tidak semua orang yang di masjid itu baik, sekedar berbagi pengalaman saja, ada saja oknum-oknum yang nyamar ikut sholat tapi niat mau berbuat jahat. Karena itu tetaplah waspada, sekalipun di masjid, serta berdoalah kepada ALLAH agar senantiasa di kasih perlindungan.
8. Jika anda datang sendirian, usahakan setelah shalat membaca AlQuran. disamping itu merupakan ibadah juga membantu orang-orang yang sedang shalat, karena dengan adanya orang yang membaca AlQuran, malingpun akan berfikir dua kali untuk menjalankan aksinya.
9. Jangan lupa untuk bersodaqoh di kotak amal masjid, selain sebagai rasa terimakasih karena sudah mendapatkan tempat untuk beribadah dan beristirahat juga agar berkah dan aman ( kata ustadz Yusuf Manyur sedekah mencegah bala dan mendatangkan rizki). Jangan terlalu pelit.
Seperti biasa kalau hari Jum`at setiap muslim diwajibkan shalat jum`at. Nah kalau shalat jum`at apa yang dibawa ? GOLOK atau PECI ?
Pada ibadah sholat jum'at ini merupakan wadah bagi kita untuk menyalurkan infaq kita walaupun hanya seminggu sekali.
1 tahun = 52 minggu
Jika setiap muslim dalam setiap sholat jum'at membawa GOLOK (uang Rp. 1000) ini perhitungannya.
1000 x 52 = Rp. 52.000
Jika suatu masjid jumlah jamaah sholat jum'at 100 maka:
52000 x 100 = Rp. 5.200.000
Jadi uang yang diterima masjid dalam satu tahun adalah Rp. 5.200.000
Uang 5,2 juta bisa digunakan misalnya untuk beli karpet masjid, untuk menservice mikrofon, sound dan lain-lain
Bayangkan jika setiap shalat jum`at setiap muslim membawa PECI MERAH (Rp. 100.000) ... tentu merupakan penghasilan yang fantastis untuk masjid yang bersangkutan
Pada ibadah sholat jum'at ini merupakan wadah bagi kita untuk menyalurkan infaq kita walaupun hanya seminggu sekali.
1 tahun = 52 minggu
Jika setiap muslim dalam setiap sholat jum'at membawa GOLOK (uang Rp. 1000) ini perhitungannya.
1000 x 52 = Rp. 52.000
Jika suatu masjid jumlah jamaah sholat jum'at 100 maka:
52000 x 100 = Rp. 5.200.000
Jadi uang yang diterima masjid dalam satu tahun adalah Rp. 5.200.000
Uang 5,2 juta bisa digunakan misalnya untuk beli karpet masjid, untuk menservice mikrofon, sound dan lain-lain
Bayangkan jika setiap shalat jum`at setiap muslim membawa PECI MERAH (Rp. 100.000) ... tentu merupakan penghasilan yang fantastis untuk masjid yang bersangkutan
Rp. 520.000.000
dengan penghasilan sebesar itu dalam setahun tentunya pengurus masjid tidak hanya sekedar berfikir untuk membeli karpet masjid atau bayar listrik saja tapi mudah-mudahan pengurus masjid berfikir untuk mensejahterakan warga sekitar masjid dengan memberikan bantuan modal tanpa bunga, menyediakan fasilitas pendidikan yang berkualitas, memberangkatkan asatidnya haji minimal satu ustad pertahun dan lain-lain.
Mari bersedekah seperti tidak pernah melakukan apa-apa dan kita rasakan seperti untuk pertama kalinya bersedekah walaupun kenyataannya sudah berulangkali. Dengan seperti itu InsyaAllah keikhlasan akan lestari didalam hati kita juga menghilangkan riya' serta kita akan terus bersedekah dan hanya mengharap ridho Allah SWT.
Tapi meski hanya membawa golok saat ibadah Jum`at, uang seribu yang diinfaqkan, walaupun kecil itu sangat berarti. Mulailah sedekah, segala
sesuatunya dimulai dari hal-hal kecil. Semoga kita semuanya mendapatkan
pahala dari Allah SWT, Aamiin
Mungkin kita akan beralasan, tidak mengapa infaq tiap Jum`atan sedikit yang penting ikhlas?
Sedikitnya berapa? Seribu? kenapa tidak ditingkatkan saja sedikitnya jadi Rp.10.000?
Jangan beralasan yang penting ikhlas. Jangan pelitlah dalam berinfaq
Karena dalam pikiran saya, tidak ada orang yang memasukan duit ke kotak amal tidak ikhlas. Pasti ikhlas ! karena itu sumbangan sukarela, kotaknya diedarin. Kalau tidak ikhlas sepertinya lebih kearah tidak memasukan duit ke kotak amal tersebut. Berbeda dengan bersedekah sama pengemis apalagi pengamen.
Jadi, alangkah baiknya nilai infaq kita tiap Jum`at dinaikan dari Rp. 1000 menjadi Rp. 10.000, malu dong sanggup membeli paket internet, sanggup membeli rokok tapi buat sedekah susah.
Lagian Allah janji, inget, janji (dimana Allah tidak pernah ingkar janji sebagaimana kita) bakal ganti uang yang kita sedekahin berlipat ganda. Apalagi Allah menjanjikan bahwa apa yang kita infaqkan akan dikalikan 10, jika Rp. 1000 / perjum`at maka dalam setahun akan diganti menjadi Rp.520.000 apalagi di Bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba akan dilipatgandakan lagi.
Lagian Allah janji, inget, janji (dimana Allah tidak pernah ingkar janji sebagaimana kita) bakal ganti uang yang kita sedekahin berlipat ganda. Apalagi Allah menjanjikan bahwa apa yang kita infaqkan akan dikalikan 10, jika Rp. 1000 / perjum`at maka dalam setahun akan diganti menjadi Rp.520.000 apalagi di Bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba akan dilipatgandakan lagi.
Ya tentunya ini bukan hitungan matematis sederhana, karena Allah bisa memberikan balasan dalam bentuk berbeda-beda. Tapi yang jelas, selain manfaat buat mesjidnya, banyak manfaat buat kita juga, di antaranya sebagai investasi, karena Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Ingat rumus ikhlas dalam artikel blog ini beberapa hari yang lalu disini
Mari kita rubah kebiasaan kita bersedekah dengan mengambil lembaran dengan nilai terkecil di dompet kita menjadi lembaran terbesar di dompet kita.
Insya Allah jika sudah menjadi kebiasaan maka keikhlasan akan terbentuk dengan sendirinya.



