Sunday, March 23, 2014

Mungkin banyak yang sering bertanya, "Bagaimana sih cara memulai berbisnis ? "



Sebelum membicarakan cara memulai berbisnis mari kita cermati dulu perbedaan antara pedagang, enterpreuneur, bisnisman dan konglomerat.

Pedagang hanya menjual barang tanpa memberikan nilai tambah, contoh belanja singkong dan dijual dalam bentuk singkong. Beli singkong di petani seharga Rp. 900 / Kg dijual dengan harga Rp. 1.000 / Kg

Enterpreuneur menjual barang tapi setelah memberikan nilai lebih pada barang yang akan dijualnya. contoh belanja singkong, mengolahnya dan menjadikannya keripik singkong. Beli singkong di pedagang Rp. 1.000 / Kg dijual dalam bentuk keripik singkong dengan harga Rp. 5.000 / Kg

Bisnisman ketika seorang entrepreneur mampu menguasai jalur produksi dari hulu ke hilir, maka bisa dibilang dia menjadi seorang bisnisman, karena dia telah memegang kendali dari seluruh proses produksi, distribusi, hingga marketing.

Konglomerat adalah bagaimana kita menguasai sistem setelah kita memegang sebuah jaringan bisnis dari hulu ke hilir, sistem yang memungkinkan kita menguasai pasar baik dari segi produksi maupun distribusi.

Nah ini langkah - langkah yang harus agan lakukan untuk memulai bisnis :

1. Mulailah dengan menjadi pengamat atau pendengar yang baik. Sama kaya PDKT, perlakukan pasar sebagai cewek, dia akan mendekat jika kita mau mendengarkan, dia akan membuka hatinya ketika kita mengenal dirinya lebih baik, dan dari mendengar kita bisa menawarkan sesuatu yang bisa meluluhkan hatinya. Pasar adalah sesuatu yang unik, dan untuk memahaminya, kita hanya perlu mencoba menjadi pengamat yang baik.

2. Mulailah dari kebun sendiri, jangan pedulikan kebun tetangga. Ketika anda sudah memahami permintaan pasar, mulailah dengan meninvetarisir apa yang kita punya, lalu cocokkan dengan kebutuhan pasar. Misal ternyata di kampus banyak orang tidak bisa membuat power point yang bagus, dan kita punya kemampuan tersebut, kenapa tidak memulai untuk menawarkan jasa? Atau misal kita pegawai pabrik tahu, ternyata banyak sekali limbah tahu yang tidak dioptimalkan, sedangkan banyak peternak di sekitar rumah yang sulit mendapatkan pakan, nah kenapa tidak dihubungkan?

3.Nongkrong adalah salah satu asset bangsa Indonesia. Indonesia merdeka karena bung Karno itu nongkrong dengan bung Hatta dkk, 7-11 laris di Indonesia karena jadi tempat tongkrongan. Artinya lakukan langkah 1 dan 2, lalu kemudian sharing dengan teman -teman anda. Pahami resiko dan peluang lalu cari siapa yang paling bisa diajak kerjasama atau memiliki resource yang anda butuhkan untuk memulai bisnis. Contoh anda mau buka toko snack keliling, ternyata ada teman yang punya mobil yang bisa dipake untuk usaha, itu tandanya untuk kolaborasi.

4. Ide keren, tidak akan terlihat keren jika tersimpan dalam otak. Ini sama seperti anda ngaku ganteng, tapi muka di kaos kakiin melulu, siapa yang tahu? artinya ketika sudah memiliki konsep, patner, dan strategi pemasaran, tuliskan dalam bentuk proposal atau bisnis plan.. bisnis model kanvas sangat berguna. Fungsi bisnis plan juga untuk mencari investor, dan bisnis plan yang baik akan membuat anda lebih percaya diri dalam memulai bisnis

5. Self branding, tapi bukan jual diri. Artinya, ketika anda sudah memilih sebuah produk atau jasa mulailah membranding diri sendiri dengan produk atau jasa yg anda geluti, misal anda jual tempe, buat orang mengenal anda sebagai tukang tempe, jadi kalo dipanggil sama teman jadi "tukang tempe", jadikan apa yang anda jual hal yang bisa mendefinisikan anda, bukan sebaliknya... lakukan penjualan secara sistematis dan anggun dengan melihat berbagai aspek tapi jangan pernah langsung obral besar-besaran, boleh kasih bonus tapi harus dengan tujuan

6. Jual apa yang anda tahu, bukan apa yang anda ingin. Banyak pemula yang memiliki percaya diri berlebih dan ego yang tinggi, sehingga dia percaya 100% pada produk yang dia jual adalah yang terbaik, atau konsep bisnis yang dia mulai adalah yang terbaik, padahal itu hasil dari mencontek bisnis orang lain. Seperti yang sudah di kemukakan di awal, bisnis itu adalah bagaimana memberi, artinya bisnis yang bisa survive adalah bisnis yang mampu memenuhi kebutuhan pasar, bukan yang paling laku. kalau anda hanya berpatokan pada laku atau tidaknya sebuah barang, niscaya anda akan terkena sebuah hukum "siklus bosan" atau diserang "siklus bajakan". Artinya mulailah bisnis pertama kita dengan apa yang kita suka sehingga kita paham berbagai macam aspek, anda suka sepeda, mulailah dengan jual spare part sepeda karena anda pasti paham kualitas dan supplier, jangan malah jual smartphone, karena saat ini smartphone lagi laris.

7. Lakukan dengan hati dan tetap bermimpi. Pada akhirnya, langkah 1 hingga 6 akan menjadi omong kosong, jika anda tidak memiliki daya tahan, ingat sukses itu adalah sebuah proses artinya berkorelasi dengan waktu... instan itu cuman mie..bukan kita... Kenapa harus hati? karena mungkin produk kita banyak yang punya, tapi hati kita tetap milik kita, maksudnya dengan hati adalah beri produk atau jasa anda sebuah diffrensiasi dengan kompetitor, dan menurut saya itu hanya bisa dilakukan dengan hati yang tulus 

USE YOUR BRAIN !

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments


HITSTAT

Total Pageviews

Popular Post

- Copyright © 2013 Catatan Harian Awanul Hamzah| Powered by Blogger